Bahlil Endus Pelanggaran Bikin Antrean BBM Mengular di Makassar

8 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan masalah bahan bakar minyak (BBM) di Makassar, Sulawesi Selatan. Temuannya ada kendaraan yang dimodifikasi khusus untuk membeli BBM dengan jumlah banyak.

Bahlil mengatakan, pasokan BBM subsidi seharusnya bisa mencukupi. Apalagi ada cadangan hingga 20 hari operasi, dan melebihi kebutuhan nasional. Sementara, disparitas harga dari BBM subsidi ke non-subsidi yang terlampau jauh, mendorong hanyak pihak beralih.

"Masalahnya sekarang adalah, banyak orang yang awalnya tidak memakai minyak subsidi, BBM subsidi, sekarang shifting ke pindah subsidi. Ini karena harganya melonjak, itulah yang terjadi di sebagian di Makassar," ungkap Bahlil dalam InTechSEA 2026, di Four Season Hotel, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Dia mengatakan dengan jumlah cadangan BBM subsidi 20 hari operasi tadi seharusnya tidak menimbulkan antran panjang dan mengular. Ternyata masalahnya tidak sebatas peralihan kendaraan mewah menggunakan BBM subsidi, melainkan ada kendaraan besar yang membeli dengan jumlah banyak.

"Aku sudah cek, apa ini masalahnya? Karena cadangan nasional kita 20 hari, harusnya tidak logis masa terjadi antre. Ternyata Bapak Ibu semua, saya minta tolong kerja sama-sama pihak kepolisian, itu adalah ada sebagian yang shifting," ungkapnya.

"Tapi jauh lebih dari itu adalah ada mobil-mobil pajero, mobil-mobil truk, bikin tanki gede, besar sampai 700 liter, satu ton, isi minyak di situ. Dalam hati saya ini bagaimana model begini? Kalau begini, mau tunggu Menteri ESDM dari langit pun akan seperti ini. Ini yang terjadi bos, bingung kita," dia menambahkan.

Bahlil menegaskan lagi cadangan BBM bukan merupakan suatu masalah. Hanya saja ada indikasi praktik panci buying, kata Bahlil, misalnya sebagian kendaraan ikut mengantre meski tanki BBM-nya belum kosong.

"Jadi, untuk cadangan nasional kita, tidak ada masalah," ujarnya.

"Bahkan ada beberapa indikasi, sengaja motor dan mobil itu antre, tankinya belum kosong sudah antre, isinya ada yang cuma 15 liter, 10 liter, 20 liter. Saya gak ngerti apa yang terjadi di sana, tapi kira-kira itulah faktanya," imbuhnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |