Liputan6.com, Jakarta - Daftar unicorn dunia kembali bertambah pada 2026. Laporan terbaru Hurun Research Institute mencatat terdapat 1.603 startup berstatus unicorn di 52 negara dan 299 kota. Lonjakan valuasi perusahaan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi faktor utama yang mendorong nilai gabungan unicorn dunia melonjak 43% menjadi US$ 8 triliun.
Hurun Research Institute merilis Global Unicorn Index 2026, yaitu pemeringkatan startup yang berdiri sejak tahun 2000, memiliki valuasi minimal US$ 1 miliar, dan belum melantai di bursa saham. Pemeringkatan menggunakan data hingga 1 Januari 2026 dengan pembaruan valuasi signifikan hingga tanggal publikasi.
Dikutip dari laman Hurun, Minggu (28/6/2026), laporan tahun ini mencatat terdapat 1.603 unicorn di seluruh dunia. Sebanyak 610 startup mengalami kenaikan valuasi, termasuk 308 unicorn baru yang masuk daftar.
Di sisi lain, sebanyak 178 unicorn mengalami penurunan valuasi. Dari jumlah tersebut, 88 perusahaan tidak lagi memenuhi syarat sebagai unicorn karena valuasinya turun di bawah US$ 1 miliar.
Sementara itu, sebanyak 139 perusahaan keluar dari daftar unicorn. Rinciannya, 75 perusahaan melakukan penawaran saham perdana (IPO), sedangkan 64 lainnya diakuisisi atau bergabung dengan perusahaan lain.
Hurun juga mencatat 903 unicorn tidak mengalami perubahan valuasi dibandingkan tahun sebelumnya.
Mayoritas unicorn dunia saat ini bergerak di sektor perangkat lunak dan layanan digital. Sebanyak 74% perusahaan menjual software maupun layanan digital, didominasi sektor fintech, software as a service (SaaS), dan AI.
Sisanya, sekitar 26%, bergerak di produk fisik seperti semikonduktor, energi baru, bioteknologi, dan teknologi kesehatan (HealthTech).
Lanskap Startup Berubah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1938278/original/032756600_1519636154-1.jpg)
Perbesar
Kepala Riset Hurun, Rupert Hoogewerf, menilai lanskap startup global telah berubah drastis setelah SpaceX resmi melantai di bursa saham.
"Dengan SpaceX yang resmi memasuki pasar publik sebagai raksasa bersejarah, lanskap unicorn global kini memasuki tatanan baru. Anthropic dan OpenAI kini berada di puncak indeks, mencerminkan konsentrasi modal AI swasta yang belum pernah terjadi sebelumnya saat keduanya membidik valuasi hingga triliunan dolar AS. Era AI sedang melahirkan generasi baru perusahaan raksasa dunia dalam waktu yang sangat singkat," jelas dia.
Menurut Rupert, tahun 2026 menjadi titik balik ketika AI tidak lagi sekadar menjadi tema investasi, melainkan telah menjadi mesin utama pertumbuhan industri teknologi.
"Pada 2026, AI telah berubah dari sekadar tema menjadi mesin penggerak. Lonjakan Anthropic dari peringkat kedelapan menjadi nomor satu dunia—dengan penambahan valuasi hampir US$ 1 triliun hanya dalam satu tahun—merupakan kenaikan valuasi paling dramatis yang pernah kami catat selama delapan tahun indeks ini."
Ia menilai persaingan membangun sistem AI yang paling andal dan terpercaya kini menjadi kompetisi utama dalam perekonomian global.
Valuasi Melonjak 43%
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5111374/original/052204500_1738050894-DeepSeek_01.jpg)
Perbesar
Hurun mencatat total valuasi seluruh unicorn dunia melonjak 43% menjadi sekitar US$ 8 triliun. Bahkan, 10 unicorn terbesar saja memiliki valuasi gabungan mencapai US$ 3,9 triliun atau hampir separuh dari total nilai seluruh unicorn di dunia.
"Lonjakan ini hampir sepenuhnya didorong oleh ledakan AI. Konsentrasi nilai ekonomi sebesar ini belum pernah terjadi sebelumnya dan mencerminkan keyakinan investor bahwa AI akan melahirkan sejumlah kecil perusahaan dengan valuasi yang luar biasa besar," ujar Rupert.
Sepanjang 2026, terdapat 308 unicorn baru yang lahir atau hampir satu perusahaan setiap hari. Meski masih di bawah rekor tahun 2021 yang mencapai 700 unicorn baru, Rupert menilai kualitas startup tahun ini jauh lebih tinggi.
Menurutnya, banyak perusahaan baru di sektor AI, robotika, dan energi baru langsung meraih valuasi miliaran dolar AS sejak pertama kali masuk dalam daftar unicorn.
Rupert juga menyoroti kemunculan DeepSeek yang langsung menembus 15 besar unicorn dunia dengan valuasi US$ 50 miliar.
Startup asal Hangzhou, China, itu dinilai membuktikan bahwa ekosistem AI Negeri Tirai Bambu mampu melahirkan model AI kelas dunia dengan kebutuhan komputasi yang lebih efisien dibandingkan para pesaingnya di Barat.
10 Unicorn Terbesar
Berikut daftar 10 Unicorn dengan Valuasi Terbesar di Dunia versi Hurun Global Unicorn Index 2026:
1. Anthropic
- Valuasi: US$ 965 miliar
- Negara: Amerika Serikat
- Sektor: Artificial Intelligence (AI)
- Tahun Berdiri: 2021
- Perubahan Peringkat: Naik 7 peringkat
2. OpenAI
- Valuasi: US$ 852 miliar
- Negara: Amerika Serikat
- Sektor: Artificial Intelligence (AI)
- Tahun Berdiri: 2015
- Peringkat: Tetap di posisi kedua
3. ByteDance
- Valuasi: US$ 480 miliar
- Negara: China
- Sektor: Media & Entertainment
- Tahun Berdiri: 2012
- Perubahan Peringkat: Turun 1 peringkat
4. Stripe
- Valuasi: US$ 159 miliar
- Negara: Amerika Serikat
- Sektor: FinTech
- Tahun Berdiri: 2010
- Perubahan Peringkat: Naik 2 peringkat
5. Databricks
- Valuasi: US$ 134 miliar
- Negara: Amerika Serikat
- Sektor: Data & Analytics
- Tahun Berdiri: 2013
- Perubahan Peringkat: Naik 2 peringkat
6. Ant Group
- Valuasi: US$ 87 miliar
- Negara: China
- Sektor: FinTech
- Tahun Berdiri: 2014
- Perubahan Peringkat: Turun 1 peringkat
7. Revolut
- Valuasi: US$ 75 miliar
- Negara: Inggris
- Sektor: FinTech
- Tahun Berdiri: 2015
- Perubahan Peringkat: Naik 3 peringkat
8. Binance
- Valuasi: US$ 70 miliar
- Negara: Malta
- Sektor: Blockchain
- Tahun Berdiri: 2017
- Perubahan Peringkat: Masuk Top 10 (naik 3 peringkat)
9. Shein
- Valuasi: US$ 67 miliar
- Negara: China
- Sektor: E-Commerce
- Tahun Berdiri: 2012
- Peringkat: Tetap di posisi kesembilan
10. Anduril
- Valuasi: US$ 61 miliar
- Negara: Amerika Serikat
- Sektor: Artificial Intelligence (AI)/Teknologi Pertahanan
- Tahun Berdiri: 2017
- Perubahan Peringkat: Naik 23 peringkat dan baru masuk Top 10
Di Mana Saja Basis Pertumbuhan Startup Unicorn Dunia?
Perusahaan unicorn di dunia saat ini tersebar di 52 negara, melonjak hingga 117 persen dibandingkan tahun 2019. Seluruh raksasa bisnis privat ini tersebar di 299 kota di berbagai belahan dunia—mengalami kenaikan sebesar 153 persen dari tahun 2019, meski sedikit menurun jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu yang sempat menyentuh 307 kota.
Amerika Serikat masih kokoh memimpin peta kekuatan global dengan mengoleksi total 806 unicorn, disusul oleh China di posisi kedua yang mengamankan 381 perusahaan. Persaingan sengit terjadi di papan tengah di mana Inggris sukses menggeser posisi India untuk merebut peringkat ketiga dunia, sementara Singapura tampil mengesankan setelah berhasil melompati Israel dan Korea Selatan untuk menduduki posisi ke-8.
Secara demografi per kota, San Francisco sukses mempertahankan mahkotanya sebagai 'Ibu Kota Unicorn Dunia' berkat kepemilikan 222 perusahaan sekaligus menjadi kota dengan pertumbuhan paling agresif setelah mencetak 23 startup baru dalam setahun. Posisi kedua dunia ditempati oleh New York dengan total 141 perusahaan, disusul oleh London yang memimpin wilayah Eropa dengan mengantongi 60 unicorn.
Sementara itu, titik kekuatan utama di China berpusat di Beijing (86), Shanghai (74), Shenzhen (44), Hangzhou (25), dan Guangzhou (24). Di kawasan Asia lainnya, pertumbuhan India dipimpin oleh Bengaluru (25) dan Mumbai (13). Terakhir, untuk kawasan Asia di luar regional China, Singapura tampil dominan di peringkat teratas dengan kepemilikan 20 unicorn, mengungguli Seoul yang mencatatkan 14 perusahaan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4665617/original/086927100_1701140014-Ilustrasi_karyawan__bekerja__suasana_kantor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8630196/original/049757800_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8625462/original/014558000_1782619506-IMG_1663.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4142628/original/009530000_1661967410-shutterstock_548313280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539754/original/035818100_1774618398-59b1fa77-89aa-4f64-ae3d-d02e20e2b151.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423060/original/046926200_1764051767-rang7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8594289/original/027365500_1782563412-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_18.52.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8583692/original/010423500_1782545932-9f60ba4b-6c95-4075-ae2c-7322446b0d26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721214/original/094318300_1705710833-fotor-ai-202401207334.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2853300/original/045487400_1563166335-wings_group.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533465/original/087316000_1773737961-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_15.28.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8543063/original/048622600_1782481954-Rilis_Peresmian_Serentak_Tujuh_Kantor_IPSKA__5_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3387759/original/098900800_1614331017-20210226-LPS-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528802/original/042524000_1773295370-IMG_2261.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454645/original/011893600_1766566110-kalender_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535270/original/097408100_1773973777-08debdf3-2c35-4719-a6e6-2bbe385bdae7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539209/original/082047000_1774593652-2a129685-2a4e-4829-b883-9b0bd8c1346c.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3536675/original/057156600_1628587637-WhatsApp_Image_2021-08-10_at_14.51.40.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5177578/original/039609200_1743214447-5959e712-365d-4b9a-bb6b-7f4725aeb2a4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519095/original/048150600_1772529317-Foto_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522061/original/026616300_1772711357-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_18.08.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494625/original/021531700_1770301634-1000226472.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1359256/original/030409200_1475124146-Pengusaha_Prajogo_Pangestu_Ikut_Tax_Amnesty-OK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530888/original/022536500_1773499556-Armada_Vietjet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4158340/original/041753300_1663171566-033118600_1662225472-ok_bbm.jpg)