Elektrifikasi KRL Green Line Tanah Abang-Rangkasbitung Dikejar Rampung 2027

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Peningkatan daya listrik aliran atas (LAA) atau elektrifikasi Green Line Tanah Abang-Rangkasbitung ditargetkan rampung pada 2027. Pasokan tambahan ini demi meningkatkan kapasitas, keandalan, dan pelayanan kereta rel listrik (KRL) bagi masyarakat.

Pemerintah memprioritaskan elektrifikasi jalur green line (Jalur Hijau) dari Tanah Abang menuju Rangkasbitung sebagai proyek perkeretaapian yang paling dekat direalisasikan.

"Saya sih berharap itu bisa cepat dan bisa selesai di tahun 2027, mudah-mudahan harapannya itu bisa selesai," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melansir Antara, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Dudy, elektrifikasi jalur tersebut diprioritaskan karena waktu tunggu antarkereta masih relatif panjang sementara jumlah penumpang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Peningkatan jumlah pengguna KRL pada jalur green line menjadi pertimbangan utama pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia dalam mempercepat peningkatan kapasitas layanan.

Selain elektrifikasi, pemerintah juga menyiapkan peningkatan kapasitas angkut melalui penambahan rangkaian kereta agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal dan nyaman.

Dudy mengatakan rangkaian kereta yang digunakan nantinya dapat mengadopsi spesifikasi lebih besar seperti armada yang telah beroperasi melayani jalur menuju Bekasi.

Melalui peningkatan tersebut, kapasitas angkut kereta di jalur Rangkasbitung ditargetkan bertambah hingga mencapai 12 gerbong, sehingga mampu mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang.

Pemerintah juga membuka peluang penggunaan kereta berkapasitas lebih besar, agar daya angkut meningkat sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat pengguna transportasi massal.

Menurut Dudy, pelaksanaan proyek memerlukan penggantian gardu listrik di sepanjang lintasan menuju Rangkasbitung, sehingga proses pembangunan membutuhkan waktu dan persiapan yang cukup panjang.

Dudy mengakui pembangunan infrastruktur perkeretaapian memerlukan proses bertahap, sehingga masyarakat diharapkan bersabar karena setiap pekerjaan harus dilaksanakan sesuai tahapan teknis yang berlaku.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |