Grab Akuisisi 60% Atome Financial Senilai Rp 26,36 Triliun

4 hours ago 4

President dan Chief Operating Officer Grab Alex Hungate menjelaskan, penggunaan AI oleh Atome Financial yang terdepan dalam melakukan penilaian kredit untuk layanan pinjaman digital kepada jutaan pengguna di seluruh kawasan, sekaligus mengelola risiko secara efektif, akan membantu memperluas dan memperkuat seluruh ekosistem Grab.

"Transaksi yang diusulkan ini mempercepat pertumbuhan dan profitabilitas segmen jasa keuangan kami dengan memperdalam kemampuan pinjaman konsumen serta membuka peluang bagi kami untuk melayani jaringan merchant Atome yang besar," jelas dia. 

"Pada 2025, sebanyak 68 persen peminjam dari mitra pengemudi mengakses kredit formal untuk pertama kalinya melalui Grab, dengan setengah dari mereka menyebut hal itu dilakukan untuk menghindari pemberi pinjaman yang menerapkan praktik pinjaman yang merugikan," tambah dia. 

Dengan bergabungnya kedua perusahaan, kami dapat mewujudkan visi bersama untuk menggunakan teknologi dalam memperluas akses keuangan secara bertanggung jawab bagi masyarakat yang belum memiliki akses perbankan maupun yang masih kurang terlayani layanan perbankan di kawasan ini, serta mendorong kemajuan Asia Tenggara,” kata dia.

Setiap Orang Berhak Mendapat Akses Kredit

Chairman dan CEO Advance Intelligence Group Limited sekaligus CEO Atome Financial, Jefferson Chen, mengatakan bahwa perusahaan membangun Atome Financial dengan keyakinan bahwa setiap orang berhak mendapatkan akses terhadap kredit dan layanan keuangan yang bertanggung jawab.

“Kami mendirikan Atome Financial delapan tahun lalu dengan keyakinan sederhana: setiap orang berhak mendapatkan akses terhadap kredit dan layanan keuangan yang bertanggung jawab, bukan hanya mereka yang memiliki riwayat perbankan konvensional," kata dia. 

Selama delapan tahun, perusahaan telah membangun platform layanan keuangan yang berkelanjutan dan andal untuk melayani jutaan pelanggan di lima pasar. Dengan dukungan AI dan data, setiap transaksi membuat proses penilaian kredit kami semakin cerdas dan produk yang kami tawarkan semakin personal.

"Dengan ekosistem Grab serta infrastruktur pinjaman berbasis AI yang telah terbukti, kami dapat memperluas layanan tersebut kepada jutaan masyarakat lainnya di Asia Tenggara yang selama ini belum terjangkau. Bersama-sama, kami dapat melakukan lebih banyak hal untuk mempersempit kesenjangan inklusi keuangan dibandingkan jika kami berjalan sendiri,” ujar Chen.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |