Harga Perak Antam dan Global Hari Ini 5 April 2026

12 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak domestik yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada Minggu, 5 April 2026. Logam mulia ini bertahan di level Rp 46.550 per gram, melanjutkan tren stagnan yang dimulai sejak Sabtu, 4 April 2026. Stabilitas ini terjadi setelah sebelumnya harga perak Antam mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Jumat, 3 April 2026.

Di sisi lain, pasar perak global juga menunjukkan pergerakan yang relatif tenang pada tanggal yang sama. Harga perak spot dunia tercatat di kisaran USD 72,96 hingga USD 73 per troy ounce, setelah sempat mengalami koreksi pada hari sebelumnya. Pergerakan harga perak ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari sentimen geopolitik hingga dinamika penawaran dan permintaan global.

Para investor dan pelaku pasar terus memantau perkembangan harga perak, baik di tingkat domestik maupun internasional, mengingat potensi logam ini sebagai instrumen investasi dan bahan baku industri. Volatilitas harga perak menjadi perhatian utama, mendorong perlunya pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor pendorong pergerakannya.

Harga Perak Domestik: Stabilitas Setelah Penurunan

Harga perak batangan produksi Antam hari ini, Minggu 5 April 2026, tercatat stabil pada level Rp 46.550 per gram. Angka ini tidak berubah sejak perdagangan Sabtu, 4 April 2026, yang juga berada di posisi yang sama.

Sebelum mengalami stagnasi ini, harga perak Antam sempat turun tajam sebesar Rp 1.500 per gram pada Jumat, 3 April 2026. Penurunan tersebut membawa harga dari Rp 48.050 menjadi Rp 46.550 per gram.

Untuk ukuran batangan lain, harga perak Antam 500 gram berada di kisaran Rp 23,400 juta, sementara ukuran 250 gram sekitar Rp 12,162 juta. Antam juga menawarkan perak dalam bentuk batangan murni 99,95% serta produk Antam Heritage, dengan harga yang bervariasi tergantung ukuran dan jenisnya.

Dinamika Harga Perak Global

Di pasar dunia, harga perak spot menunjukkan sedikit penurunan sebelum kemudian stabil. Pada 4 April 2026, harga perak global tercatat turun sekitar 2,76% ke level US$ 73 per ons troi. Namun, pada 5 April 2026, harga perak dunia tercatat sebesar USD 72,96 per ons, tidak berubah dari tanggal sebelumnya.

Harga perak berjangka Mei 2026 di Investing.com menunjukkan angka 73.170 USD, dengan penutupan sebelumnya 76.078 USD. Sementara itu, XAG/USD (Perak Spot vs. Dolar AS) tercatat 73.0150 pada 5 April 2026. Harga perak global per gram adalah 2,3467 USD pada 3 April 2026.

Ketika dikonversi ke Rupiah Indonesia, harga perak global tercatat 39.888 IDR per gram pada 3 April 2026. Untuk ukuran ounce, harganya mencapai 1.240.655 IDR, dan untuk per kilogram adalah 39.887.972 IDR pada tanggal yang sama.

Faktor-Faktor Penentu Harga Perak

Berbagai elemen memengaruhi pergerakan harga perak, baik di pasar domestik maupun global. Salah satu faktor signifikan adalah sentimen geopolitik. Ketegangan geopolitik, seperti pernyataan terkait konflik regional, dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama, yang pada akhirnya menekan harga logam mulia.

Penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak juga turut memberi tekanan pada harga perak. Dolar AS yang menguat membuat perak menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sementara kenaikan harga minyak, terutama akibat tensi di Timur Tengah, dapat memicu kekhawatiran inflasi yang mengubah ekspektasi pasar.

Dinamika penawaran dan permintaan di pasar juga sangat memengaruhi harga perak. Logam ini dikenal sangat sensitif terhadap spekulasi pasar. Selain itu, indikator ekonomi, fluktuasi mata uang, dan tren penggunaan industri (misalnya, di elektronik, panel surya, dan aplikasi medis) juga berperan penting dalam menentukan arah harga perak.

Volatilitas harga perak telah terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Sebagai contoh, pada 13 Februari 2026, harga perak Antam sempat anjlok drastis Rp 3.200 menjadi Rp 47.850 per gram, setelah sehari sebelumnya menguat Rp 200. Pada 7 Februari 2026, harga perak Antam juga menguat Rp 2.000 menjadi Rp 49.500, seiring dengan kenaikan harga perak spot dunia. Fluktuasi ini menggarisbawahi pentingnya investor untuk mencermati pergerakan harga sebelum mengambil keputusan investasi.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |