Miliarder Sukanto Tanoto Jual Properti di Singapura, Nilainya Bikin Geleng-geleng

5 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan yang dikendalikan oleh miliarder Indonesia, Sukanto Tanoto, tengah menjajaki penjualan aset properti komersial di Singapura dengan nilai mencapai SGD 118 juta atau sekitar Rp 2 triliun (estimasi kurs Rp 16.982 per dolar AS).

Melalui unit bisnisnya, Pacific Eagle Real Estate, keluarga Tanoto membuka penawaran (expression of interest) untuk menjual properti freehold berupa bangunan campuran (mixed-use development) di kawasan Bukit Timah.

Informasi ini disampaikan oleh agen pemasaran eksklusif, Cushman & Wakefield, sebagaimana dilaporkan media setempat, dikutip dari vnexpress, Rabu (1/4/2026).

Properti tersebut berlokasi di 551–553 Bukit Timah Road serta 6–8B Duke’s Road. Saat ini, seluruh unit telah tersewa penuh oleh berbagai tenant, termasuk Atlas Coffeehouse, Hello Arigato cafe, serta operator hunian bersama (co-living) The Assembly Place.

Aset ini sebelumnya diakuisisi pada 2021 melalui penjualan kolektif oleh Hillcrest Investments, yang merupakan afiliasi dari Pacific Eagle Real Estate.

Potensi Pengembangan dan Nilai Investasi Tinggi

Sejak akuisisi, Pacific Eagle Real Estate juga telah membeli lahan negara di sekitarnya sehingga memperluas total area menjadi sekitar 1.712 meter persegi. Lahan ini memiliki zonasi untuk penggunaan komersial sekaligus residensial.

Melalui afiliasinya, Hillcrest Investments, perusahaan telah mengajukan rencana pembangunan ulang kepada Urban Redevelopment Authority.

Rencana tersebut mencakup pembangunan gedung lima lantai dengan konsep campuran, terdiri dari dua lantai komersial dengan mezzanine, serta tiga lantai hunian lengkap dengan attic.

Persetujuan pembangunan telah diberikan pada November 2023 dan berlaku hingga 2027.

Dalam rencana tersebut, akan dibangun enam unit komersial strata yang diperuntukkan bagi sektor makanan dan minuman, serta unit residensial di lantai atas.

Strategi Portofolio dan Peluang Investor

Pihak Pacific Eagle Real Estate menyebut penjualan ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan portofolio.

“From time to time, we rebalance our portfolio to optimize capital allocation. With key value-enhancing milestones achieved since 2021, we believe this is an opportune time to evaluate options for the asset,” ujar perwakilan perusahaan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Capital Markets Cushman & Wakefield, Shaun Poh, menilai properti ini menawarkan peluang menarik bagi investor.

Ia menyebut unit komersial freehold baru di lokasi strategis tersebut memberikan kesempatan langka bagi investor untuk memiliki aset di kawasan premium Singapura.

Selain itu, investor juga dapat mempertahankan properti sebagai sumber pendapatan sewa sekaligus menyimpan nilai aset untuk potensi pengembangan di masa depan.

Sebagai informasi, Sukanto Tanoto merupakan pemilik grup Royal Golden Eagle yang bergerak di sektor pulp dan kertas, serat viscose, minyak sawit, dan energi di berbagai negara. Berdasarkan data Forbes, kekayaan bersihnya mencapai sekitar USD 4,2 miliar.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |