Program Studi Perbankan Syariah Makin Diminati, Simak Biayanya di Sini

5 days ago 23

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pertumbuhan perbankan syariah, lembaga keuangan mikro syariah, hingga fintech berbasis prinsip Islam mendorong meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang memahami keuangan syariah sekaligus praktik perbankan modern.

Kondisi tersebut membuat Program Studi Perbankan Syariah semakin diminati, termasuk di Kota Bandung yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Jawa Barat. Selain prospek kerja yang luas, faktor biaya kuliah juga menjadi pertimbangan penting bagi calon mahasiswa.

Salah satu perguruan tinggi yang menawarkan Program Studi Perbankan Syariah di Bandung adalah Universitas Ma’soem. Kampus ini menarik perhatian karena biaya kuliah perbankan syariah ditetapkan relatif terjangkau, mulai dari sekitar Rp 5 juta per semester, di tengah tren kenaikan biaya pendidikan tinggi.

Rektor Universitas Ma’soem, Dadang Mohamad Ma’soem menjelaskan bahwa kebijakan biaya tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk memastikan pendidikan dapat diakses oleh masyarakat luas. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara keterjangkauan biaya dan mutu pembelajaran, terutama pada program studi yang dibutuhkan industri,” ujar Dadang dalam keterangannya.

Kurikulum Sesuai Kebutuhan

Menurut Dadang, Program Studi Perbankan Syariah dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep keuangan Islam, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri jasa keuangan yang terus berkembang.

Hal tersebut diperkuat oleh Wakil Rektor Universitas Ma’soem, DTonton Taufik yang menyampaikan bahwa kurikulum perbankan syariah disusun berbasis kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga dibekali kompetensi praktis.

“Mahasiswa dibekali pemahaman fiqh muamalah, akad syariah, serta regulasi keuangan Islam, namun juga diberikan kompetensi manajerial, akuntansi, hingga pengenalan teknologi keuangan. Tujuannya agar lulusan siap masuk ke dunia kerja, bukan hanya unggul secara teori,” jelasnya.

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga memperoleh pengalaman lapangan melalui program magang. Universitas Ma’soem berada dalam satu ekosistem dengan BPRS Al Ma’soem yang memiliki jaringan cabang di berbagai daerah, sehingga membuka peluang praktik langsung di industri perbankan syariah.

Prospek Karier

Pengalaman lapangan tersebut dinilai penting untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman nyata mengenai operasional perbankan syariah, mulai dari pelayanan nasabah, pembiayaan, hingga manajemen risiko. Pihak kampus menilai dunia kerja membutuhkan lulusan yang siap pakai dan memahami ritme industri sejak dini.

Dari sisi prospek karier, lulusan Perbankan Syariah memiliki peluang kerja yang cukup luas. Mereka dapat berkarier di bank syariah, lembaga keuangan mikro, koperasi syariah, hingga sektor fintech berbasis keuangan halal. Pertumbuhan industri halal global juga membuka peluang kerja di tingkat nasional maupun internasional.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |