Cara Menyiapkan Dana Liburan Akhir Tahun ala Safir Senduk

3 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Momen liburan mungkin menjadi hal menyenangkan setelah sibuk bekerja. Sejenak meluangkan waktu untuk beristirahat sehingga mengembalikan energi. Untuk menyiapkan liburan ini kadang membutuhkan perencanaan mulai dari persiapan dana, tiket, akomodasi, transportasi dan lainnya.

Rencana liburan akhir tahun semakin diperbincangkan masyarakat mendekati kuartal terakhir 2026. Perencana Keuangan Safir Senduk bagikan tips menyiapkan dana liburan agar tidak mengganggu keuangan, ditulis Sabtu, (19/9/2026)

1.Kapan Waktu Tepat Mulai Menyiapkan Dana Liburan?

Safir menjelaskan, dalam setahun setidaknya ada tiga momen besar liburan bagi masyarakat Indonesia, yakni libur Lebaran, libur sekolah pada Mei-Juni, dan libur akhir tahun yang berdekatan dengan Natal.

"Jadi umumnya liburan itu dalam setahun itu, kalau Indonesia, kita bicara Indonesia kota besar, ada 3 momen," ujar Safir.

Soal kapan mulai menyiapkan dananya, menurut Safir jawabannya tergantung besaran dana yang dibutuhkan. Untuk liburan domestik, ia menyarankan persiapan sekitar tiga bulan sebelum keberangkatan.

"Biasanya berapa lama itu, ya 3 bulan enaknya, itu udah paling mantap," kata Safir.

Berbeda jika tujuannya ke luar negeri, khususnya Eropa. Menurut Safir, kebanyakan keluarga menengah mulai menyiapkan dana 5-6 bulan sebelum keberangkatan, karena proses visa dan tiket pesawat butuh waktu lebih panjang.

"Kalau ini September, yuk kita ke Eropa Oktober, itu jarang banget," ucapnya mencontohkan persiapan liburan ke luar negeri yang biasanya tidak mendadak.

2.September Sudah Mepet Kuartal IV, Masih Bisa Nyiapin Dana Liburan Desember?

Safir menegaskan waktu tersebut masih cukup, khususnya untuk liburan di dalam negeri. Namunn, jika hingga saat ini belum punya tabungan sama sekali, maka porsi tabungan bulanan perlu diperbesar.

Perlu Pertimbangkan Jenis Liburan

Ia mencontohkan simulasi sederhana: jika gaji bulanan Rp 8 juta dengan pengeluaran Rp 7,5 juta, sisa tabungan hanya sekitar Rp 500 ribu per bulan sehingga dalam tiga bulan cuma terkumpul Rp 1,5-2 juta.

"Gak cukup, ya sudah, dia kecilin lagi  pengeluarannya, supaya dia ada lebih banyak yang bisa dia simpan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan soal tiket transportasi yang harus dibeli lebih dulu, bukan mepet keberangkatan, karena kebanyakan tiket kereta khususnya keberangkatan akhir Desember sudah mulai habis sejak awal bulan.

3.Faktor Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan Dana Liburan?

Menurut Safir, hal pertama yang perlu ditentukan adalah jenis liburan, apakah dilakukan sendiri atau bersama rombongan keluarga. Orang yang bepergian sendiri ke negara yang belum pernah dikunjungi, terutama negara dengan aksara berbeda seperti Jepang atau Korea Selatan, menurutnya cenderung lebih memilih ikut paket tur agar tidak tersesat.

Sebagai gambaran, ia menyebut biaya paket tur ke Jepang selama 5-7 hari, termasuk tiket pesawat, berkisar Rp 25 juta per orang. Ditambah uang saku pribadi sekitar Rp 5-7 juta, total dana yang perlu disiapkan bisa mencapai Rp 30 juta per orang.

Faktor kedua yang tak kalah penting, kata Safir, adalah mengenali tipe traveler diri sendiri. Ia membagi wisatawan menjadi beberapa tipe: penikmat pemandangan alam, tipe pembelanja, tipe pemburu kuliner dan suasana kota, hingga tipe penikmat bangunan bersejarah.

Risiko Dana Liburan Dari Investasi, Bukan Tabungan

"Dari semua tipe tersebut, yang paling bikin boros itu tipe pembelanja," ujar Safir.

Ia menyarankan tipe pembelanja untuk fokus membeli barang yang memang tidak tersedia di Indonesia, bukan barang yang sebenarnya bisa didapat di dalam negeri hanya karena alasan harga sedikit lebih murah di luar negeri.

4.Sebaiknya Dana Liburan Diambil dari Tabungan atau Investasi?

Safir menegaskan, dana liburan idealnya diambil dari simpanan atau tabungan, bukan dari gaji bulanan yang sudah dialokasikan untuk kebutuhan rutin.

"Dana liburan sebaiknya diambil dari tabungan, bukan dari gaji," ujar dia.

Ia menjelaskan, keuangan seseorang terdiri dari dua unsur: arus kas keluar-masuk bulanan (cash flow) dan simpanan (stock). Menurut dia, tidak sedikit orang bergaji kecil namun punya tabungan besar karena rajin menyisihkan sejak lama, sementara ada juga yang bergaji besar tapi tak punya tabungan sama sekali karena gaya hidup boros.

Soal opsi investasi untuk dana liburan akhir tahun, Safir menilai jangka waktu September-Desember terlalu pendek untuk instrumen berisiko seperti saham.

"Terlalu nekat sih, bisa aja waktunya dia belum naik, malah makin buntung, tuh, turun," katanya.

Menurut dia, satu-satunya instrumen investasi yang relatif aman untuk jangka pendek seperti ini adalah reksadana pasar uang, karena karakteristiknya cenderung stabil dan jarang mengalami penurunan nilai meski kenaikannya kecil.

Tips Agar Disiplin Menyiapkan Dana Liburan Akhir Tahun

Safir membagikan beberapa tips praktis menyiapkan dana liburan.

Pertama, jika belum punya simpanan, mulai menabung rutin selama tiga hingga empat bulan ke depan sambil memperhitungkan kebutuhan.

Kedua, ia menyarankan menjual barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk menambah pundi-pundi dana liburan.

"Mungkin ada beberapa barang yang mungkin kita tidak pakai, sudah lepas saja lah, jual saja, lumayan bisa kebantu-bantu," ujarnya.

Ketiga, segera tentukan tujuan dan pesan tiket transportasi dari sekarang, karena menurutnya tiket transportasi untuk awal Desember biasanya sudah terisi 70 persen jelang periode itu.

Keempat, Safir menyarankan menghindari destinasi yang terlalu mainstream atau viral di media sosial demi menekan biaya. Sebagai alternatif, ia mencontohkan Solo sebagai pilihan yang tak kalah menarik dari Jogja dari segi kuliner, atau Sukabumi sebagai alternatif Bandung bagi pencinta bangunan bersejarah.

Kelima, soal kuliner, ia mengingatkan agar tidak terjebak asumsi bahwa tempat makan yang nyaman dan ber-AC otomatis punya rasa yang enak, karena kerap kali harga yang dibayar tidak sebanding dengan cita rasa yang didapat.

"Seringkali tempat kuliner yang enak, tidak perlu yang mahal hanya karena tempatnya bagus," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |