Forbes Asia 100 to Watch 2026: Startup Berbasis AI Mendominasi

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Forbes Asia merilis daftar tahunan keenam “100 to Watch 2026” yang menyoroti perusahaan kecil dan startup di kawasan Asia-Pasifik yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan. Forbes Asia menempatkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai salah satu tren utama dalam daftar tahun ini.

Sekitar seperempat perusahaan dalam daftar tersebut bergerak di bidang teknologi enterprise berbasis AI. Forbes Asia juga mencatat pertumbuhan sektor robotika dengan 10 perusahaan yang mengembangkan berbagai solusi, mulai dari robot layanan untuk lansia hingga robot untuk kebutuhan laboratorium riset.

Inovasi berbasis teknologi juga berkembang di sektor kesehatan dan lingkungan. Sejumlah perusahaan bioteknologi mengembangkan teknologi robotika untuk kebutuhan medis, termasuk nanorobot yang diarahkan untuk terapi kanker, sementara sektor teknologi hijau dan keberlanjutan mencakup 10 perusahaan.

"Daftar tahunan keenam '100 to Watch' dari Forbes Asia terus menyoroti perusahaan rintisan dan usaha kecil yang memelopori gelombang inovasi berikutnya di kawasan ini, yang sebagian besar didukung oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Beberapa di antaranya menyediakan teknologi perusahaan (enterprise technology) untuk membantu UKM menerapkan otomatisasi dalam operasional mereka, sementara yang lain mengembangkan robotika mutakhir untuk mentransformasi sektor-sektor seperti perawatan lansia dan penelitian ilmiah,” ujar Direktur Editorial Forbes Asia, Rana Wehbe Watson dikutip dari keterangan resmi, Selasa (25/8/2026).

Sebagai cerminan kepercayaan investor, ia menuturkan,  ke-100 perusahaan dalam daftar ini telah mengumpulkan total pendanaan gabungan lebih dari US$ 2,4 miliar atau Rp 42,52 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.720)  hingga saat ini, termasuk hampir US$ 1 miliar atau Rp 17,72 triliun pada 2026.

Untuk memilih kandidat bagi daftar "100 to Watch", Forbes Asia membuka pengajuan secara daring serta mengundang akselerator, inkubator, universitas, perusahaan modal ventura, dan pihak lainnya untuk mengajukan nominasi perusahaan.

Agar memenuhi syarat untuk dipertimbangkan, perusahaan harus berkantor pusat di kawasan Asia-Pasifik, merupakan usaha swasta yang berorientasi laba, serta memiliki pendapatan tahunan tidak lebih dari US$ 50 juta atau Rp 886 miliar dan total pendanaan tidak lebih dari US$ 100 juta atau Rp 1,77 triliun per 15 Agustus.

Para editor Forbes Asia mengevaluasi setiap pengajuan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti dampak dan kontribusi terhadap industri serta kawasan mereka, kesesuaian dengan pasar (market fit), model bisnis yang menjanjikan, inovasi, rekam jejak pertumbuhan pendapatan yang konsisten, serta kemampuan untuk menarik pendanaan.

India Memimpin

Forbes Asia mencakup perusahaan dari 16 negara dan wilayah dalam daftar tersebut. India menjadi negara dengan jumlah perusahaan terbanyak sebanyak 19 perusahaan, disusul Singapura sebanyak 15 perusahaan dan China sebanyak 10 perusahaan.

Jepang dan Korea Selatan masing-masing menyumbang sembilan perusahaan. Indonesia dan Australia masing-masing menempatkan delapan perusahaan dalam daftar tersebut.

Delapan startup Indonesia yang masuk daftar Forbes Asia “100 to Watch 2026” mencakup Cekat.AI, Durianpay, Grouu, Loluna, Satu Dental, Sirka, Soul Parking, dan Waste4Change.

Cekat.AI masuk kategori Teknologi Enterprise, sedangkan Durianpay masuk kategori Keuangan. Grouu dan Loluna bergerak di bidang E-commerce & Retail, sementara Satu Dental dan Sirka berada dalam kategori Bioteknologi & Kesehatan.

Soul Parking masuk kategori Teknologi Konsumen, sedangkan Waste4Change masuk kategori Energi & Teknologi Hijau. Kehadiran delapan perusahaan tersebut menunjukkan beragamnya sektor startup Indonesia yang mulai mendapat perhatian dalam ekosistem inovasi Asia-Pasifik.

Berikut daftar 100 to Watch 2026:

Forbes Asia 100 To Watch 2026

1. 24 Solution Group (24X)

— Kategori: Industri & Manufaktur| Negara: Thailand | Didirikan: 2018 | CEO: Khanisorn Meepong 

2. A Star Quantum

 — Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Jepang | Didirikan: 2018 | CEO: Koji Funabashi 

3. Aaritya Broking 

— Kategori: Keuangan | Negara: India | Didirikan: 2023 | CEO: Dale Vaz 

4. Abcoffee

 — Kategori: E-commerce & Retail | Negara: India | Didirikan: 2022 | CEO: Abhijeet Anand 

5. Agnit Semiconductors 

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: India | Didirikan: 2019 | CEO: Hareesh Chandrasekar

6. AIM Pharmaceutical International 

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Hong Kong | Didirikan: 2023 | CEO: Cao Chen 

7. Algo Artis — Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Jepang | Didirikan: 2021 | CEO: Kentaro Nagata 

8. Alpha Intelligence Manifolds 

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Taiwan | Didirikan: 2018 | CEO: Eric Lee 

9. Applied Electric Vehicles

 — Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Australia | Didirikan: 2015 | CEO: Julian Broadbent 

10. Baskit

 — Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Singapura | Didirikan: 2022 | CEO: Yann Schuermans 

11. Bateriku

 — Kategori: Teknologi Konsumen | Negara: Malaysia | Didirikan: 2014 | CEO: Azerol Faizi Zakaria Ansari 

12. Beijing Lightlink Technology 

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: China | Didirikan: 2024 | CEO: Chen Chao 

13. Bioyond Robotics

 — Kategori: Robotika | Negara: China | Didirikan: 2021 | CEO: Yang Tang

14. Bitelab 

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2020 | CEO: Yonghoon Cho 

15. Botinkit

 — Kategori: Robotika | Negara: China | Didirikan: 2021 | CEO: Shirley Chen 

16. Buyo Solutions 

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Vietnam | Didirikan: 2022 | CEO: Hanh Do 

17. Caruso 

— Kategori: Keuangan | Negara: Selandia Baru | Didirikan: 2023 | CEO: Mark Hurley

 18. Cauldron Ferm 

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Australia | Didirikan: 2022 | CEO: Michele Stansfield 

19. Cekat.AI 

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Indonesia | Didirikan: 2023 | CEO: Matthew Sebastian 

20. Centricity WealthTech 

— Kategori: Keuangan | Negara: India | Didirikan: 2021 | CEO: Manu Awasthy 

21. ChemT Biotechnology 

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Singapura | Didirikan: 2024 | CEO: Sun Jie

 22. Clouted 

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Filipina | Didirikan: 2024 | CEO: Justin Banusing

 23. Cortical Labs

 — Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Australia | Didirikan: 2019 | CEO: Hon Weng Chong 

24. Culta

 — Kategori: Pertanian | Negara: Jepang | Didirikan: 2017 | CEO: Shuhei Noaki 

25. Daimon Robotics

 — Kategori: Robotika | Negara: China | Didirikan: 2021 | CEO: Duan Jianghua 

Daftar Forbes Asia 100 To Watch 2026: 26-50

26. Dhruva Space

— Kategori: Teknologi Antariksa | Negara: India | Didirikan: 2012 | CEO: Sanjay Nekkanti

27. Diden Robotics

— Kategori: Robotika | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2024 | CEO: Joon-Ha Kim

28. Dioseve

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Jepang | Didirikan: 2021 | CEO: Kazuma Kishida

29. Durianpay

— Kategori: Keuangan | Negara: Indonesia | Didirikan: 2020 | CEO: Natasha Ardiani

30. Eagle Cloud

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: China | Didirikan: 2021 | CEO: Hu Min

31. Eezee

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Singapura | Didirikan: 2016 | CEO: Logan Tan

32. Equal Identity

— Kategori: Teknologi Konsumen | Negara: India | Didirikan: 2022 | CEO: Keshav Reddy

33. Everstage

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: India | Didirikan: 2020 | CEO: Siva Rajamani

34. Featuring

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2019 | CEO: Jihoon Jang

35. Firmable

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Australia | Didirikan: 2022 | Co-CEO: Leigh Jasper & Paul Perrett

36. FirstClub Technology

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: India | Didirikan: 2024 | CEO: Ayyappan R

37. Galux

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2020 | Co-CEO: Taeyong Park & Chaok Seok

38. Gero

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Singapura | Didirikan: 2018 | CEO: Peter Fedichev

39. Grouu

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Indonesia | Didirikan: 2020 | CEO: Jessica Marthin

40. Hangzhou Genlight Neurotech

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: China | Didirikan: 2020 | CEO: Cao Peng

41. Holaport Logistics (Xhipment)

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: India | Didirikan: 2022 | CEO: Bharat Bhardwaj

42. HyperAccel

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2023 | CEO: Joo-Young Kim

43. Ideally

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Selandia Baru | Didirikan: 2023 | CEO: James Donald

44. iVRy

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Jepang | Didirikan: 2019 | CEO: Ryoga Okunishi

45. Jatri (Saafir)

— Kategori: Teknologi Konsumen | Negara: Bangladesh | Didirikan: 2019 | CEO: Aziz Arman 

46. Kazam

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: India | Didirikan: 2020 | CEO: Akshay Shekhar

47. KopherBit

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: Taiwan | Didirikan: 2022 | CEO: Wang Yung-Chen

48. Kuzen

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Jepang | Didirikan: 2015 | CEO: Shogo Ota

49. Laam Technologies

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Pakistan | Didirikan: 2021 | CEO: Arif Iqbal

50. Level3AI

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2024 | Co-CEO: Harry Yu & Zachary Wang

Daftar Forbes Asia 100 To Watch 2026: 51-75

51. Loluna

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Indonesia | Didirikan: 2022 | CEO: Bianca Belnadia Lie

52. Luquos Energy

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Hong Kong | Didirikan: 2020 | CEO: Wang Zengyue

53. Marloo

— Kategori: Keuangan | Negara: Selandia Baru | Didirikan: 2024 | Co-CEO: Shakeel Lala & Hardy Michel

54. Matwings Technology

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: China | Didirikan: 2021 | CEO: Hong Liang

55. MedIQ Smart Healthcare

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Pakistan | Didirikan: 2020 | CEO: Saira Siddique

56. MediSun Planet

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Singapura | Didirikan: 2023 | CEO: Dusun Kim

57. Metroo (OrtCloud)

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2025 | CEO: Enyegue Carl Dimick

58. Mitigata

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: India | Didirikan: 2021 | CEO: Mohit Anand

59. Moving Tech Innovations (Namma Yatri)

— Kategori: Teknologi Konsumen | Negara: India | Didirikan: 2023 | CEO: Magizhan Selvan

60. Neptune Robotics

— Kategori: Robotika | Negara: Singapura | Didirikan: 2018 | CEO: Elizabeth Chan

61. Neusignal Therapeutics

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Jepang | Didirikan: 2022 | CEO: Itaru Arimoto

62. NowPurchase

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: India | Didirikan: 2016 | CEO: Naman Shah

63. Number 8 Bio

— Kategori: Pertanian | Negara: Australia | Didirikan: 2021 | CEO: Tom Williams

64. Ohmplus Technology

— Kategori: Industri & Manufaktur | Negara: Taiwan | Didirikan: 2021 | CEO: Bryan Chu

65. OneLot

— Kategori: Keuangan | Negara: Filipina | Didirikan: 2023 | CEO: Harm-Julian Schumacher

66. Ovum Technology

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Australia | Didirikan: 2022 | CEO: Ariella Heffernan-Marks

67. Pollen Tech

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2018 | CEO: David Ng

68. Pollo AI

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2021 | CEO: Bill Zhu

69. Pratech Brands (HyugaLife)

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: India | Didirikan: 2021 | CEO: Sachin Parikh

70. Rege Nephro

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Jepang | Didirikan: 2019 | CEO: Akifumi Morinaka

71. ReN3

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2022 | CEO: Lemuel Low

72. Respond.io

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Malaysia | Didirikan: 2017 | CEO: Gerardo Salandra

73. Return Helper

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Hong Kong | Didirikan: 2018 | CEO: Roy Wan

74. Rlwrld

— Kategori: Robotika | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2024 | CEO: Junghee Ryu

75. Robocore Technology

— Kategori: Robotika | Negara: Hong Kong | Didirikan: 2018 | CEO: Roy Lim

Daftar Forbes Asia 100 To Watch 2026: 76-100

76. Robopoet

— Kategori: Robotika | Negara: China | Didirikan: 2024 | CEO: Sun Zhaozhi

77. Saltmine

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2017 | CEO: Shagufta Anurag

78. Sapiens Technology

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2022 | CEO: Bruce Yang

79. Satu Dental

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Indonesia | Didirikan: 2021 | CEO: Satria Situmorang

80. Simplismart

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: India | Didirikan: 2022 | CEO: Amritanshu Jain

81. Sirka

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Indonesia | Didirikan: 2021 | CEO: Rifanditto Adhikara

82. Skye Renewables

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Singapura | Didirikan: 2021 | CEO: Ross Coull

83. Soul Parking

— Kategori: Teknologi Konsumen | Negara: Indonesia | Didirikan: 2020 | CEO: Kenneth Darmansjah

84. Stellerus Technology

— Kategori: Teknologi Antariksa | Negara: Hong Kong | Didirikan: 2023 | CEO: David Liu

85. StoReel

— Kategori: Teknologi Konsumen | Negara: China | Didirikan: 2024 | Co-CEO: Angela Yu & Fan Shipeng

86. Stride

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Vietnam | Didirikan: 2021 | CEO: Andrew Fairthorne

87. SynaXG Technologies

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Singapura | Didirikan: 2023 | CEO: Xin Huang

88. Syncell

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Taiwan | Didirikan: 2020 | CEO: Jung-Chi Liao

89. TenB Fintech (Ambak)

— Kategori: Keuangan | Negara: India | Didirikan: 2023 | CEO: Raghuveer Malik

90. Theranautilus

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: India | Didirikan: 2020 | CEO: Peddi Shanmukh Srinivas

91. TMRW

— Kategori: Bioteknologi & Kesehatan | Negara: Australia | Didirikan: 2025 | CEO: Mark Britt

92. TrueFoundry

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: India | Didirikan: 2021 | CEO: Nikunj Bajaj

93. ugo

— Kategori: Robotika | Negara: Jepang | Didirikan: 2018 | CEO: Ken Matsui

94. Uluu

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Australia | Didirikan: 2021 | Co-CEO: Michael Kingsbury & Julia Reisser

95. Valueplus Technologies (AssetPlus)

— Kategori: Keuangan | Negara: India | Didirikan: 2016 | CEO: Vishranth Suresh

96. Veramore

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2021 | CEO: Lee Yoo-Joo

97. Vita Dynamics

— Kategori: Robotika | Negara: China | Didirikan: 2024 | CEO: Yu Yinan

98. Waste4Change

— Kategori: Energi & Teknologi Hijau | Negara: Indonesia | Didirikan: 2014 | CEO: Mohamad Bijaksana Junerosano

99. Wert Intelligence

— Kategori: Teknologi Enterprise | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2015 | CEO: Jung-Ho Yun

100. Whitecube (Challengers)

— Kategori: E-commerce & Retail | Negara: Korea Selatan | Didirikan: 2018 | CEO: Hyukjoon Choi

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |