Momen Dirut Bulog Tegur Suara Berisik Saat Mentan Bicara

15 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengumumkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog mencapai 5,3 juta ton. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Di balik catatan rekor baru tersebut, ada momen menarik saat Amran berbicara mengenai capaian stok beras di Gudang Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026).

Saat itu, sejumlah orang terdengar berbicara cukup keras hingga menimbulkan kegaduhan kecil. Padahal, Amran tengah menyampaikan keterangan menggunakan mikrofon di hadapan awak media.

Sigap, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, langsung menegur sumber suara berisik tersebut. Rizal yang berdiri tepat di belakang Amran beberapa kali menunjukkan gestur agar suasana kembali tenang.

Momen itu terlihat sejak detik-detik awal Amran menyampaikan perkembangan stok beras pemerintah. Awalnya, Bos Bulog sempat membiarkan situasi tersebut. Namun, suara percakapan masih terdengar saat Amran berbicara.

Postur tubuh Rizal yang tinggi membuat gerak-geriknya cukup mencolok. Dia tampak beberapa kali menoleh ke arah sumber suara sebelum akhirnya kembali mengangkat tangan.

Rizal mengepalkan tangan kanan sambil meluruskan jari telunjuknya. Tangannya diarahkan ke depan mulut sebagai isyarat meminta tenang, sembari sesekali menunjuk ke arah sumber kegaduhan. Gestur tersebut diulang beberapa kali.

Tak lama kemudian, suara berisik perlahan mereda setelah mendapat teguran dari Bos Bulog yang merupakan jenderal TNI bintang dua tersebut.

Stok Beras Bisa Tembus 5,5 Juta Ton Bulan Ini

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) telah mencapai 5,3 juta ton. Angka tersebut menjadikan stok beras pemerintah sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah.

Amran mengatakan, capaian stok CBP 5,3 juta ton untuk pertama kalinya diraih pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dia memprediksi cadangan beras masih bisa meningkat hingga akhir Mei 2026.

"Hari ini kita mencapai stok tertinggi dalam sejarah, yaitu 5,3 juta ton. Mudah-mudahan akhir bulan bisa mencapai 5,5 juta ton, dan ini adalah tertinggi selama Republik ini merdeka," kata Amran di Surabaya, Jawa Timur, dikutip dari YouTube Kementan, Rabu (13/5/2026).

Surplus Beras RI

Dia menjelaskan, stok CBP tersebut sejalan dengan proyeksi produksi beras nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi beras nasional mencapai 34,6 juta ton.

Sementara itu, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) memperkirakan produksi beras Indonesia mencapai 36 juta ton. Adapun Departemen Pertanian Amerika Serikat memprediksi angka 34,6 juta ton.

"Jadi tiga data, data dunia maupun nasional, mengatakan produksi kita 34 juta ton dan itu surplus 4 juta ton. Bukan kata Kementerian Pertanian, bukan kata Menteri Pertanian," tegas Amran.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |