2 Kapal Pertamina Masih Terjebak di Selat Hormuz, Bahlil: Antrean Panjang

9 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Bahlil Lahadalia masih melakukan negosiasi terhadap dua kapal milik Pertamina yang tertahan di Teluk Persia, dan belum bisa keluar dari Selat Hormuz.  

Bahlil meminta publik bersabar, lantaran proses negosiasi untuk mengeluarkan dua kapal Pertamina dari Selat Hormuz membutuhkan waktu tidak sebentar.

"Masih negosiasi sekarang. Ini antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi," kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Meskipun begitu, Bahlil bersyukur lantaran Selat Hormuz telah kembali dibuka oleh Iran untuk pelayaran internasional, terkecuali Amerika Serikat (AS) dan Israel. Sehingga, pasokan energi bisa kembali lancar usai jalur vital tersebut bisa dilintasi lagi.

"Alhamdulillah ya, sekalipun dalam kondisi ekonomi, dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz, itu sudah mulai ada kebijakan tutup buka," ujarnya.

"Artinya, bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Dan ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif," kata Bahlil. 

Stok Energi Indonesia Aman

Meskipun situasi di Timur Tengah masih lantas, Bahlil menjamin stok energi di Tanah Air terjaga aman, khususnya jelang periode Lebaran 2026. Termasuk untuk bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga listrik. 

"Ketersediaan BBM, LPG, listrik untuk Indonesia, semuanya masih dalam keadaan terkendali, aman, sesuai dengan standar minimal stok nasional kita. Menyangkut dengan LPG, kita juga sekarang di akhir bulan ini akan ada yang masuk juga. Jadi relatif oke. Yang mau Hari Raya nggak ada masalah," ungkapnya. 

"Batu bara juga untuk PLN, rata-rata di 14-15 hari itu memang batas minimal standar nasional kita. Jadi relatif, enggak ada isu," tegas Bahlil.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |