Daftar 10 Perusahaan Pertahanan Terbesar di Dunia, AS Mendominasi

20 hours ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan pertahanan Amerika Serikat (AS) mendominasi daftar 10 perusahaan pertahanan terbesar di dunia, dan pendapatan sektor pertahanan posisi pertama bisa mencapai US$ 72,137 miliar, atau Rp 1.271 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.630). Selain AS, negara lain yang masuk ke posisi 10 teratas adalah Inggris, China, Italia, Belanda, dan Prancis.

Melansir AP News, Selasa (8/9/2026), berdasarkan laporan 7 Agustus 2026,  Pentagon mendesak industri pertahanan AS agar mempercepat produksi senjata untuk menambah pasokan, termasuk yang habis di tengah konflik dengan Iran.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan departemen tersebut sedang berfokus menambah pasokan. Ini dilakukan untuk menyediakan senjata kepada prajuritnya menyesuaikan dengan kecepatan permintaan. Dia menegaskan bahwa ini adalah bagian dari upaya modernisasi yang sudah dilakukan sebelum konflik ini.

Rancangan undang-undang anggaran pertahanan saat ini terhenti di Kongres. Anggota parlemen marah atas tindakan militer Trump terhadap Iran dan menolak permintaan Gedung Putih untuk meningkatkan secara signifikan anggaran Pentagon menjadi US$ 1,5 triliun, atau Rp 26.446 triliun, naik dari sekitar US$ 900 miliar, atau Rp 15.867 triliun tahun lalu.

Melansir Defense News, Selasa (8/9/2026), berikut adalah daftar lengkap 10 perusahaan pertahanan teratas di dunia:

1. Lockheed Martin (AS)

Total Penghasilan 2025: US$ 75,048 miliar (Rp 1.323 triliun)

Penghasilan Pertahanan 2025: US$ 72,137 miliar (Rp 1.271 triliun)

Persentase Bagian Pertahanan 2025: 96%

2. RTX (AS)

Total Penghasilan 2025: US$ 88,6 miliar (Rp 1.562 triliun)

Total Penghasilan Pertahanan 2025: US$ 46 miliar (Rp 811 triliun)

Persentase Bagian Pertahanan 2025: 52%

3. General Dynamics (AS)

Total Penghasilan 2025: US$ 52,6 miliar (Rp 927,38 triliun)

Penghasilan Pertahanan 2025: US$ 39,4 miliar (Rp 694,65 triliun)

Persentase Bagian Pertahanan 2025: 75%

4. Northrop Grumman (AS)

Total Penghasilan 2025: US$ 41,954 miliar (Rp 739,68 triliun)

Penghasilan Pertahanan 2025: US$ 37,037 miliar (Rp 652,99 triliun)

Persentase Bagian Pertahanan 2025: 88%

5. BAE Systems (Inggris)

Total Penghasilan 2025: US$ 37,333 miliar (Rp 658,21 triliun)

Penghasilan Pertahanan 2025: US$ 36 miliar (Rp 634.7 triliun)

Persentase Bagian Pertahanan 2025: 96%

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |