Daftar 25 Negara dengan Besaran Kenaikan Harga BBM Tertinggi

7 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Pasar minyak global telah bergejolak selama hampir sebulan terakhir seiring ketegangan perang di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal itu meningkatkan kekhawatiran tentang gangguan pasokan di salah satu wilayah energi terpenting di dunia. Selain itu, perang itu juga menyebabkan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah negara karena kenaikan harga minyak dunia. Lalu daftar negara mana saja yang alami besaran kenaikan harga BBM tertinggi?

Mengutip statista.com, 25 Maret 2026, ditulis Sabtu (28/3/2026), harga minyak Brent naik di atas USD 110 per barel pada Jumat lalu, level tertinggi sejak pertengahan 2022 karena kekhawatiran meningkat atas gangguan berkepanjangan terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz, titik penting bagi aliran minyak global.

The International Energy Agency (IEA) atau Badan Energi Internasional juga telah memperingatkan krisis ini dapat menyebabkan salah satu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah baru-baru ini, menambah volatilitas lebih lanjut ke pasar energi dan memberikan tekanan ke atas pada harga bahan bakar di dunia.

Mengutip ndtvprofit.com, pada minggu kedua Maret, 85 negara menaikkan harga bensin setelah perang AS-Iran, berdasarkan data dari Global Petrol Prices yang menganalisis harga di 150 negara.

Berdasarkan data dari Global Petrol Prices, dinamika ini jelas tercermin dari harga bahan minyak (BBM) ritel yang telah naik tajam di banyak negara antara akhir Februari hingga akhir Maret 2026. Kenaikan itu sangat terasa di pasar negara berkembang dengan harga bensin melonjak lebih dari 50% di Filipina dan Nigeria hampir 49%. Demikian juga harga solar naik lebih tajam lagi. Selain itu, Myanmar menaikkan harga bensin 55,4% dan Kamboja 52,8%.

Pakistan menaikkan harga bensin 24,4% atau USD 1,15, Sri Lanka naik 33,8% atau USD 1,45 dan Afganistan naik 7% atau USD 0,98.

Negara-negara maju juga mengalami kenaikan signifikan, dengan harga bensin naik di kisaran 25%-30% di Amerika Serikat dan Kanada selama periode itu. Harga solar bertambah sekitar 40% di kedua negara.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |