Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia (XAUUSD) masih bergerak fluktuatif usai koreksi tajam dari level tertinggi sepanjang masa. Meski ditekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang lebih ketat, analis menilai tren jangka menengah hingga panjang emas masih bullish, dengan peluang rebound tetap terbuka di tengah tingginya permintaan sebagai aset lindung nilai.
Harga emas dunia pada perdagangan hari ini bergerak fluktuatif setelah mengalami koreksi tajam dari level tertinggi sepanjang sejarah di atas kisaran USD 5.500 per ounce. Tekanan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir, seiring penguatan dolar AS dan melemahnya minat terhadap aset safe haven.
Penguatan dolar AS dipicu oleh rilis data ekonomi AS serta perkembangan terbaru terkait kebijakan moneter. Kondisi ini membuat harga emas sempat tertekan cukup dalam. Meski demikian, pergerakan harga mulai menunjukkan tanda-tanda rebound terbatas, yang mengindikasikan masih adanya minat beli pada level harga yang lebih rendah.
Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menilai koreksi yang terjadi saat ini masih tergolong sehat. Menurutnya, struktur tren emas dalam jangka menengah hingga panjang masih berada dalam fase bullish.
"Tekanan jual lebih banyak dipengaruhi sentimen jangka pendek, terutama ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat," jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).
Sentimen tersebut menguat setelah pasar merespons potensi kebijakan yang lebih ketat dalam waktu dekat. Selain itu, munculnya nama figur hawkish seperti Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed turut menekan harga emas karena mendorong kenaikan imbal hasil obligasi dan memperkuat daya tarik aset berbasis dolar AS.
Siap Uji Area USD 5.282
Meski menghadapi tekanan, Andy Nugraha menilai sentimen negatif tersebut belum cukup kuat untuk membalikkan tren utama harga emas. Apabila tekanan mereda dan minat beli kembali meningkat, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan dalam waktu dekat.
Dalam skenario optimistis, XAUUSD berpeluang menguji area USD 5.282 pada pekan depan. Level tersebut dinilai sebagai target teknikal penting, terutama jika harga mampu bertahan di atas zona support dinamis dan sentimen pasar mulai membaik.
Namun demikian, Dupoin Futures juga mengingatkan adanya skenario alternatif yang perlu dicermati pelaku pasar. Jika harga emas mengalami reversal yang lebih dalam dan menembus area kunci di USD 4.368, maka potensi penurunan lanjutan terbuka hingga ke kisaran USD 4.033.
Skenario penurunan tersebut dapat terjadi apabila dolar AS terus menguat, didorong oleh rilis data ekonomi Amerika Serikat yang kembali melampaui ekspektasi pasar. Kondisi tersebut berpotensi menekan harga emas lebih lanjut dalam jangka pendek.
Oleh karena itu, pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap dinamika pergerakan dolar AS serta perubahan ekspektasi kebijakan moneter global.
Permintaan Emas Masih Besar
Dari sisi fundamental, prospek harga emas dalam jangka menengah hingga panjang masih dinilai relatif solid. Salah satu faktor pendukung utama adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed sepanjang 2026, yang berpotensi menekan imbal hasil riil dan menurunkan biaya peluang dalam memegang emas.
Selain itu, permintaan emas sebagai aset lindung nilai masih terjaga kuat, terutama dari investor institusional dan bank sentral global yang terus melakukan diversifikasi cadangan devisa. Faktor ini dinilai mampu menopang harga emas meski volatilitas jangka pendek masih tinggi.
Sejumlah bank besar dunia juga masih mempertahankan proyeksi bullish untuk harga emas secara tahunan. Hal ini menunjukkan bahwa fundamental permintaan emas dinilai tetap kuat, meskipun pasar tengah menghadapi tekanan akibat sentimen kebijakan moneter.
Ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan sangat dipengaruhi oleh rilis data ekonomi utama Amerika Serikat, seperti data tenaga kerja, inflasi, serta perkembangan CPI dan real yield. Data tersebut berpotensi menjadi katalis pergerakan signifikan jika hasilnya berbeda jauh dari ekspektasi pasar.
Karena itu, pelaku pasar disarankan mencermati faktor fundamental dan teknikal secara seimbang dalam mengambil keputusan transaksi emas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495711/original/086673500_1770398741-RDH02940.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001180/original/085697000_1731373006-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4651321/original/012713000_1700126036-CPO_atau_Sawit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488290/original/080081200_1769745825-IMG_0693.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4309526/original/026823000_1675220485-WhatsApp_Image_2023-02-01_at_09.25.58-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/955118/original/044876300_1439461727-20150813-Mata_Uang_Yuan-Jakarta-02.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495567/original/024225200_1770376170-1000227405.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495597/original/056933700_1770378064-IMG-20260206-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495582/original/059175000_1770377414-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_4.04.52_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4512410/original/017897500_1690191035-20230724_153928.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490355/original/083815500_1770008905-Screenshot_2026-02-02_at_12.04.13.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2827477/original/081286500_1560418045-13_Juni_2019-B30-OK_VER_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1641377/original/045202600_1499335559-20170706-IHSG-Berakhir-Bertahan-di-Zona-Hijau-Angga-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460953/original/074159500_1767329160-WhatsApp_Image_2026-01-02_at_10.23.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495362/original/047308100_1770366309-Bank_Indonesia_dan_Bank_of_Korea_-2a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425362/original/007919200_1764223394-1000162799.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377339/original/034194800_1760089873-WhatsApp_Image_2025-10-10_at_4.22.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387428/original/053594900_1761041499-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_06.51.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4594999/original/047400000_1696220197-Jokowi_Resmikan_Kereta_Cepat_Jakarta-Bandung_Whoosh-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1676457/original/010595500_1502453066-20170811-indonesia-property-expo-AY4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4531309/original/096308400_1691557117-IMG-20230809-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1041287/original/081496000_1446466762-20151101-Penyimpanan-Uang-Jakarta-03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5346012/original/090224300_1757577407-buah_3.jpg)