Liputan6.com, Jakarta - Pada Selasa, 23 Desember 2025, nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuka perdagangan dengan kenaikan yang menjanjikan. Mata uang Garuda berhasil menanjak 9 poin atau menguat 0,05 persen, mencapai posisi Rp16.768 per dolar AS di pasar spot. Penguatan nilai tukar USD IDR ini menjadi sorotan utama di tengah dinamika pasar keuangan global.
Kenaikan tersebut melanjutkan tren positif setelah pada penutupan perdagangan hari sebelumnya, rupiah masih berada di level Rp16.777 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa penguatan rupiah ini dipicu oleh sentimen global yang berkaitan erat dengan kebijakan moneter AS. Pasar keuangan merespons ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh The Federal Reserve (The Fed).
Melemahnya kurs dolar AS terjadi seiring dengan meningkatnya harapan pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat tersebut akan kembali memangkas suku bunga acuan mereka di masa depan. Situasi ini memberikan angin segar bagi rupiah, yang berpotensi menguat lebih lanjut terhadap dolar AS. Para pelaku pasar kini terus memantau setiap sinyal dari Washington guna menentukan arah investasi mereka ke depan.
Penguatan Rupiah Didorong Ekspektasi Kebijakan The Fed
Penguatan nilai tukar rupiah pada 23 Desember 2025 tidak terlepas dari sentimen global yang berpusat pada kebijakan moneter Amerika Serikat. Analis Lukman Leong dari Doo Financial Futures menjelaskan bahwa melemahnya kurs dolar AS menjadi pemicu utama. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap langkah The Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga acuan mereka.
Pasar mengantisipasi bahwa The Fed akan kembali melakukan pemangkasan suku bunga di masa mendatang, bahkan diproyeksikan terjadi pada tahun 2026. Proyeksi ini menciptakan tekanan jual pada dolar AS, sehingga memberikan ruang bagi mata uang lain, termasuk rupiah, untuk menguat. Pergerakan USD IDR sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi ini.
Hingga saat ini, The Fed telah melakukan pemangkasan suku bunga total sebesar 70 basis poin (bps), yang menempatkan suku bunga AS di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen. Pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Desember 2025 ini secara luas diperkirakan akan membawa biaya pinjaman ke level terendah sejak 2022. Ini menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan global, termasuk Indonesia.
Dampak Pemangkasan Suku Bunga The Fed terhadap Pasar Keuangan
Pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed, termasuk yang terjadi pada Desember 2025, memiliki implikasi signifikan bagi pasar keuangan global. Langkah ini berpotensi mendorong masuknya modal asing ke pasar keuangan domestik Indonesia. Ketika suku bunga AS menurun, investasi di negara berkembang seperti Indonesia menjadi lebih menarik karena menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi.
Arus modal asing yang masuk dapat memperkuat posisi rupiah dan menstabilkan nilai tukar USD IDR. Namun, Lukman Leong juga mengingatkan bahwa penguatan rupiah ini kemungkinan akan terbatas. Adanya tekanan dari prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI) serta kekhawatiran defisit anggaran dapat menjadi faktor pembatas.
Para pelaku pasar terus mencermati setiap sinyal dan kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas moneter di Washington. Keputusan The Fed tidak hanya memengaruhi nilai dolar AS, tetapi juga menjadi penentu arah investasi global. Oleh karena itu, pemantauan cermat terhadap perkembangan ini menjadi krusial bagi investor.
Proyeksi dan Pergerakan USD IDR di Pasar Spot
Berdasarkan analisis dari Lukman Leong, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam rentang tertentu pada 23 Desember 2025. Ia memproyeksikan nilai tukar USD IDR akan berada di kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS untuk hari tersebut. Proyeksi ini memberikan gambaran kepada pelaku pasar mengenai potensi fluktuasi yang mungkin terjadi.
Data dari berbagai sumber menunjukkan variasi dalam nilai tukar USD IDR pada 23 Desember 2025. Nilai tukar dolar AS ke rupiah Indonesia tertinggi tercatat pada 23 Desember 2025, dengan 1 dolar AS bernilai 16.765,0000 rupiah Indonesia. Sementara itu, di pasar spot, rupiah dibuka pada posisi Rp16.760 per dolar AS, menguat 17 poin atau 0,10 persen.
Bank Indonesia (BI) mencatat kurs jual USD pada 23 Desember 2025 sebesar 16.856,87 dan kurs beli sebesar 16.689,13. BCA melaporkan e-Rate USD pada pukul 10:17 WIB dengan harga beli 16.775,00 dan harga jual 16.795,00. Kurs tengah USD IDR menurut DDTC pada tanggal yang sama adalah 16.773,00. Data-data ini menunjukkan dinamika pasar yang aktif dan responsif terhadap sentimen global.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3060315/original/035063500_1582631994-trump-modi-india.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480105/original/024037100_1769042357-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_11.17.17.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4710962/original/010216300_1704839246-WhatsApp_Image_2024-01-10_at_04.54.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493385/original/010852100_1770208624-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461029/original/013356100_1767334575-1c085ba118a3a38eaa460f0137e69d9d-800x450.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4273074/original/071680500_1672048036-WhatsApp_Image_2022-12-26_at_2.47.43_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365235/original/020258000_1759148880-1000102806.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493144/original/038090400_1770195887-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-4_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337094/original/001943000_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381771/original/042501400_1760517025-42e55786-8860-48b5-8f47-96bf4919bcbe.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493125/original/037116400_1770194683-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_14.18.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492983/original/037194000_1770190808-Chief_Technology_Officer__CTO__Danantara__Sigit_Puji_Santosa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4925957/original/089453700_1724395576-IMG-20240823-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492944/original/035998800_1770189928-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_08.42.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492920/original/051382800_1770189376-f57e9c11-f616-4a5f-a101-14d2578ad343.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492849/original/070897200_1770187550-1000225029.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693825/original/025517000_1703131329-el_nino.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4592086/original/067091100_1695951584-WhatsApp_Image_2023-09-29_at_8.27.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5369177/original/054391600_1759456407-elon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408446/original/054909700_1762780494-71c2aa72-026f-4891-89a0-df5854c76daa.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382035/original/080562400_1760525876-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401396/original/030520700_1762166532-b0c89ad6-57fa-444a-bae3-8f293ca3c51f.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383860/original/002019600_1760696485-IMG_2666.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377339/original/034194800_1760089873-WhatsApp_Image_2025-10-10_at_4.22.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387428/original/053594900_1761041499-WhatsApp_Image_2025-10-21_at_06.51.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4594999/original/047400000_1696220197-Jokowi_Resmikan_Kereta_Cepat_Jakarta-Bandung_Whoosh-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1676457/original/010595500_1502453066-20170811-indonesia-property-expo-AY4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4531309/original/096308400_1691557117-IMG-20230809-WA0003.jpg)