Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Pesona Cahaya di Chiayi Memanjakan Mata

21 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Festival Lentera Taiwan atau Taiwan Lantern Festival kembali digelar. Pada 2026, festival ini diselenggarakan di Chiayi pada 3-15 Maret 2026. Festival Lentera Taiwan 2026 memadukan lampion tradisional dan teknologi cahaya yang mutakhir dengan memakai teknologi terbaru yang memanjakan mata pengunjung.

Kegiatan terbesar Festival Lentera Taiwan 2026 digelar di National Palace Museum bagian Selatan, Taizi Boulevard dan area terbuka luas di depan gedung pemerintahan kabupaten Chiayi atau alun-alun Chiayi.Bukan tanpa alasan Chiayi dipilih menjadi tempat kegiatan terbesar Festival Lentera Taiwan 2026.

Presiden Taiwan Lai Ching-te menyampaikan penyelenggaran festival di Chiayi melambangkan integrasi mendalam antara vitalitas lokal dan visi nasional yang mencerminkan kepercayaan diri budaya Taiwan yang solid dan maju. Chiayi sedang bertransisi dari pertanian tradisional menjadi pusat pertanian, industri dan teknologi yang menunjukkan kapasitas Taiwan untuk bertransformasi.

Presiden Lai menegaskan budaya membentuk fondasi suatu bangsa, sedangkan teknologi menyediakan sayap untuk pembangunan.

Presiden Lai pun mengajak untuk melihat tontonan visual internasional yang menyatukan budaya tradisional, teknologi kecerdasan buatan dan kearifan lokal.

Adapun Festival Lentera Taiwan didukung Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Daerah Chiayi serta dibantu swasta. Penyelenggaran Festival Lentera Taiwan yang masuk tahun ke-37 ini dipasang lebih dari 600 instalasi bertema “Menerangi Taiwan, Menerangi Chiayi”.  Pada festival lentera tahun ini lentera utama yakni berbentuk seperti pohon yang bertajuk Alishan, Terselubung Kabut Bercahaya karya seniman Yao Chung Han. Lentera utama ini menggabungkan instalasi seni dengan teknologi media baru. Lentera utama tersebut mengambil inspirasi dari matahari, pohon-pohon keramat, dan kabut sebagai simbol.

"Desain lentera utama mencerminkan tekad Taiwan untuk memajukan keberlanjutan sebagai respons terhadap perubahan iklim, sementara perencanaan keseluruhan setiap zona pameran mewujudkan inti nilai-nilai Taiwan,” ujar Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai dikutip dari keterangan resmi.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |