Laporan Liputan6.com dari Taiwan: Rekomendasi Spot Belanja yang Jadi Pilihan

6 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Mengunjungi Taiwan belum lengkap jika tidak berbelanja. Di sejumlah kawasan di kota dan kabupaten, Taiwan memiliki spot belanja yang menarik untuk berbelanja. Bahkan ada juga tempat yang mengajak pengunjung seperti balik ke masa lalu sambil menikmati suasana deretan toko kanan dan kiri yang menawarkan produk mulai dari makanan, hasil kerajinan tangan kayu, teh, wasabi, hingga barang lucu yang dapat dijadikan oleh-oleh bagi orang terkasih, teman-teman dan kolega. 

Jurnalis Liputan6.com atas undangan Taipei Economic and Trade Office (TETO) berkesempatan berkunjung ke sejumlah tempat belanja di Taiwan. Taiwan menawarkan aktivitas belanja menarik lewat pusat perbelanjaan, old street, pasar malam hingga outlet park. Saat mengunjungi tempat ini siapkan dompet dengan dana yang cukup dan mata jeli untuk melihat produk-produk yang memikat mata dan bagus tetapi bisa didapatkan dengan harga terjangkau. 

Berikut sejumlah spot belanja yang yang dapat menjadi pertimbangan saat Anda mengunjungi Taiwan:

1.Mitsui Outlet Park Taichung

Di Taiwan Tengah, tepatnya di Taichung, kota terbesar kedua di Taiwan, terdapat salah satu pusat perbelanjaan terbesar yang terletak di Taichung, kota terbesar kedua di Taiwan. Mengutip mitsui-shopping-park.com, pusat perbelanjaan ini bersebelahan dengan terminal feri Taichung Port, Distrik Wuqi, Taiwan dan sekitar 9 km dari bandara Taichung.

Tepatnya di Nomor 168, Sec 10, Taiwan Taiwan, Blvd. Pembangunan Mitsui Outlet Park ini oleh San Zhong Gang Outlet Co Ltd yang merupakan anak usaha dari pengembang asal Jepang Mitsui Fudosan. 

Jalur Transportasi ke Mitsui Outlet Taichung

Pemandu wisata Chindrawan atau Ko Acin menuturkan, di Mitsui Outlet Park ini terdapat sekitar 200 outlet. Outlet itu terdiri dari merek internasional dan sejumlah merek Jepang. Outlet itu terdiri Fila, Skechers, New Balance, Under Armour dan lainnya. Tak hanya outlet, ada juga restoran, toko buku, dan gerai makanan lainnya sehingga tidak perlu kuatir lapar. Yang tak kalah menarik dari outlet itu terdapat kincir raksasa yang menawarkan pemandangan panorama kawasan Pelabuhan Taichung.

Jika Anda tertarik, berikut penggunaan angkutan transportasi umum menuju Mitsui Outlet Taichung dikutip dari buku Taiwan Waves of Wonder:

a.Kereta Api Cepat (HSR)

Naik kereta api cepat (HSR) sampai ke Stasiun Taichung, ganti naik bus Zhonglu no 607, turun di Wuqi elementary school

b.Kereta Api

Naik kereta api sampai ke Stasiun Taichung, ganti naik bus Rapid Transit Taichung 308 atau 310 sampai ke Pusat Informasi Pelabuan Taichung.

c.Bus

Naik bus hingga ke Stasiun Chaoma, berlanjut dengan naik Bus Rapid Transit Taichung 307 sampai ke Wuqi Elementary School.

2.Old Street di Stasiun Fenqihu

Jika Anda ke Taiwan, coba luangkan waktu untuk mengunjungi salah satu stasiun bersejarah yakni Stasiun Fenqihu. Pemandu wisata Ko Acin yang tinggal 26 tahun di Taiwan menceritakan, Stasiun Fenqihu atau Fenchihu berdiri pada 1912. Stasiun tersebut terkenal menjual bento untuk pekerja kereta api saat Jepang menduduki Taiwan. Saat menelusuri old street ini juga akan ditemukan seperti bento raksasa terbuat dari kaleng.

“Bento dari rantang terbuat dari kaleng. Mereka (pekerja-red) dari kota Chiayi ke Alisan berhenti di Fenqihu, tempat stasiun dan istirahat sampai sekarang banyak dikunjungi turis-turis. Lama kelamaan jadi old street,” kata dia.

Saat Liputan6.com berkesempatan mengunjungi old street itu, tampak seperti gang cukup besar dan kanan-kiri terdapat toko-toko yang menawarkan ragam produk mulai dari kerajinan kayu, makanan ringan, teh, wasabi, produk kreatif dan lainnya. Sepanjang perjalanan seperti diajak ke suasana masa lalu sambil berbelanja.

Ketika menelusuri old street ini hingga mencapai Stasiun Fenqihu, pemandangan produk-produk yang ditawarkan oleh pedagang seperti mengajak langkah kaki berjalan pelan-pelan karena penasaran ingin mencicipi makanan atau hanya sekadar melihat-lihat.

Ketika Anda tiba di Stasiun Fenqihu nya pun seperti mengajak Anda untuk foto-foto karena kereta lama yang menarik perhatian dan stasiun bersejarah yang membuat Anda ingin tahu sejarah stasiun ini.

3.Wenhua Street Night Market

Taiwan juga terkenal dengan pasar malam. Salah satu pasar malam yang dapat dikunjungi yakni Wenhua Street Night Market. Sejak sore, para pedagang telah mempersiapkan barang dagangannya untuk ditawarkan.

Di pasar malam ini, Anda dapat menemukan berbagai macam makanan mulai dari stinky tofu, buah-buahan segar, dan makanan lokal lainnya. Selain makanan, ada juga barang-barang lainnya seperti kaos kaki, tas, hingga gelang. Di bagian ujung, ada salah satu toko pakaian asal Taiwan yakni Net yang menawarkan pakaian, tas, pakaian anak-anak dan laki-laki dengan harga yang cukup terjangkau dan bisa juga buat oleh-oleh bagi orang terdekat Anda. Di kawasan ini juga terdapat sejumlah restoran hingga tempat minuman milk tea yang bisa jadi pertimbangan. Jadi sambil kulineran dan juga belanja di tempat ini.

4.The Red House

Salah satu bangunan menarik perhatian di tengah kawasan Ximen, Taipei yakni The Red House. Bangunan berwarna dominan merah bata ini yang didirikan pada 1908 masih berdiri kokoh di tengah bangunan pusat perbelanjaan yang memikat dengan layar besar dan cahayanya.

Ko Acin menuturkan, bangunan ini peninggalan Jepang yang berdiri hingga kini. Bangunan tersebut dirancang arsitek Kondo Juro.Pada November 2007, Departemen Urusan Kebudayaan menugaskan Yayasan Kebudayaan Taipei untuk mengelola the Red House.

The Red House telah bertransformasi menjadi pusat pengembangan industri budaya dan kreatif di Kota Taipei. “Saat ini di dalam bangunan ada kios-kios yang menawarkan barang,” kata dia.

5.Kawasan Ximending

Distrik ini mendapatkan nama Ximen selama pemerintahan Jepang. Saat itu, sebagian besar penduduk tinggal di pusat kota dan Ximen sebagai tempat rekreasi pinggiran kota.

Ko Acin menuturkan, Ximending berasal dari kata Ximen yang artinya pintu barat.

Mengutip laman Taiwan.net, kawasan ini pada 1922 resmi dinamakan Ximen. Pada masa awal, Ximen dipenuhi bioskop dan sebagai terletak di Ermei Street, Chengdu Road dan Xining S.Road. Jalan-jalan yang dipenuhi bioskop ini menandai area utama pengembangan Ximen. Setelah pemerintah nasionalis datang ke Taiwan pada 1949, lebih banyak modal diinvestasikan di tempat ini.

Selain bioskop, pusat perbelanjaan dan tempat bisnis rekreasi lainnya bermunculan. Usa Zhonghua Shopping Mall didirikan, Ximen menjadi pusat hiburan terbesar di negara ini. Pada 1990-an, bisnis di Taipei mulai pindah ke Distrik Timur, Zhonghua Shopping Mall dihancurkan, dan jalan-jalan utama direnovasi.

Hal ini sempat membuat Ximen menjadi sepi. Namun, setelah MRT Jalur Bannan diresmikan, Jalan Zhonghua berubah menjadi Champs-elysees-nya Taipei seperti yang direncanakan pemerintah kota. Selain itu, pusat kegiatan pun bermunculan satu dmei satu. Saat ini pada akhir pekan dan libur, banyak masyarakat berkumpul di sini untuk menghandiri acara seni, buaya dan musik serta bisnis yang berkembang pesat. Kini Ximen kembali hidup.

Kawasan Ximending kini berdiri toko-toko yang menawarkan banyak produk mulai dari pakaian, tas, sepatu, makanan, minuman hingga buah-buahan. Di kawasan ini Anda juga dapat membeli oleh-oleh kue nastar yang terkenal dari Taiwan yakni Vigor Kobo.

 “Ximenting lebih banyak pertokoan dan ada juga kaki lima,” kata Ko Acin.

Selain itu, Anda juga dapat menemukan street performance di kawasan Ximending. Bagi Anda yang ingin mengunjungi kawasan Ximending dapat memakai MRT. Stasiun MRT terdekat yakni MRT Ximen Exit6.

6.Shilin Night Market

Jika Anda ingin mencari oleh-oleh dengan harga terjangkau dan bagus, tempat ini bisa menjadi pilihan. Di kawasan ini ada sejumlah produk seperti tote bag untuk oleh-oleh, gantungan kunci dan magnet kulkas untuk dijadikan oleh-oleh. Tak hanya itu, ada juga gerai yang menjual tas, baju hingga mainan.

Selain itu, jika Anda penyuka kuliner, ada sejumlah tempat makanan lokal yang diminati seperti pia lada, stinky atau chou tofu goreng, hingga ayam goreng tepung khas Taiwan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |