Mochtar Riady Hibahkan Lahan 31,3 Ha untuk Program 3 Juta Rumah, Nilainya Segini

19 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari sektor swasta. Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, menghibahkan lahan seluas 31,3 hektare dengan nilai sekitar Rp6,2 triliun untuk pembangunan apartemen subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun kawasan hunian vertikal yang direncanakan terdiri dari puluhan tower apartemen dengan total sekitar 126.000 unit.

Penyerahan surat hibah dilakukan langsung oleh Mochtar Riady kepada Kepala Badan Pengelola Investasi (BKI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Penyerahan ini disaksikan Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Proyek apartemen subsidi tersebut akan dibangun oleh Danantara dan ditargetkan rampung pada 17 Agustus 2028.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembangunan apartemen bagi MBR akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase.

“Apartemen bagi MBR dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama senilai Rp14 triliun hingga Rp16 triliun,” ujar Rosan Roeslani saat acara groundbreaking apartemen MBR di Meikarta, Cikarang, Bekasi, Minggu (8/3/2026).

Acara peletakan batu pertama tersebut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri PKP Maruarar Sirait, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Rosan, lahan hibah seluas 31,3 hektare tersebut akan dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan hunian terjangkau bagi masyarakat.

Target Rampung 126 Ribu Hunian pada 2028

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjelaskan nilai hibah lahan tersebut diperkirakan mencapai Rp6,2 triliun.

“Tanahnya sekitar 31,3 ha. Kalau dihitung dengan nilai sekitar Rp20 juta per meter persegi, nilai totalnya kurang lebih Rp6,2 triliun,” ujar Maruarar.

Menurut dia, proyek apartemen subsidi ini akan dibangun secara bertahap hingga mencapai sekitar 126 ribu unit hunian.

Pembangunan kawasan tersebut direncanakan terdiri dari lebih dari 50 tower apartemen yang akan menampung masyarakat berpenghasilan rendah.

Rosan Roeslani menambahkan proyek ini merupakan bagian dari upaya mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Yang penting hari ini adalah Danantara mendukung program pemerintah dan memulai langkah awal pada hari ini dan yang akan mengerjakan proyek ini,” kata Rosan.

Maruarar juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang berperan dalam mendorong realisasi proyek tersebut, terutama Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo dan CEO Danantara Rosan Roeslani.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci untuk mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat.

Program 3 Juta Rumah Dinilai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengatakan program pembangunan 3 juta rumah tidak hanya bertujuan menyediakan hunian, tetapi juga menjadi strategi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional.

“Ini benar-benar contoh Indonesia Incorporated ketika pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak bergerak bersama untuk kepentingan bangsa,” kata Hashim.

Ia menyebut kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat besar. Saat ini terdapat sekitar 9 juta hingga 15 juta keluarga yang membutuhkan rumah, sementara sekitar 27 juta keluarga masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Menurut Hashim, pembangunan perumahan memiliki efek berganda yang besar terhadap ekonomi.

“Ada 180 sektor yang ikut berkontribusi setiap kali ada pembangunan rumah. Karena itu, program perumahan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 2% setahun,” ujar Hashim.

Jarang Terjadi

Sementara itu, Rosan Roeslani menilai pembangunan 126.000 unit hunian dalam satu kawasan merupakan proyek besar yang jarang terjadi.

“Kalau kita bayangkan, 126.000 unit itu jumlah yang sangat besar. Multiplier effect-nya juga luar biasa, baik dari penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan aktivitas ekonomi,” tutur Rosan.

Ia menegaskan Danantara siap memberikan dukungan pembiayaan penuh untuk pembangunan tahap pertama proyek apartemen subsidi tersebut.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |