Tak Cuma di Balik Meja, Direksi Pertagas Turun Gunung Pastikan Keandalan Energi

6 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 H, jajaran Direksi dan Komisaris PT Pertamina Gas (Pertagas) menunjukkan sikap proaktif dengan melakukan pengawasan langsung ke lapangan. Alih-alih hanya menerima laporan progres di balik meja, petinggi Subholding Gas Pertamina ini menggelar kegiatan Management Walkthrough (MWT) secara maraton di 8 wilayah operasi sejak 4 Maret 2026.

Langkah "turun gunung" ini bertujuan memastikan keandalan fasilitas operasi dan infrastruktur penyaluran energi tetap prima di tengah lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, menegaskan bahwa keterlibatan langsung manajemen di lapangan merupakan bagian dari strategi Operational Excellence. Menurutnya, pengawasan berlapis dari level pimpinan hingga staf operasional sangat krusial untuk menjaga stabilitas distribusi energi.

"Kami memastikan bahwa penyaluran pasokan energi tidak terhambat guna mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat dan konsumen industri domestik jelang Idulfitri," ujar Indra dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Pengawasan Berlapis di Jalur Nadi Energi

Dalam rangkaian MWT yang juga bertepatan dengan Safari Ramadan ini, jajaran manajemen mengunjungi titik-titik strategis mulai dari Pekanbaru, Pangkalan Brandan, Dumai, Palembang, Cikarang, Surabaya, Semarang, hingga Balikpapan. Fokus utama kunjungan ini adalah penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Langkah proaktif ini menjadi pesan kuat bagi para pemangku kepentingan (stakeholder) bahwa Pertagas serius dalam meminimalkan potensi risiko operasional pada infrastruktur vitalnya, yang mencakup 2.930 km pipa transportasi gas bumi dan 605 km pipa minyak.

Sokong Pertumbuhan Ekonomi lewat Keandalan Operasi

Sikap sigap manajemen di lapangan ini sejalan dengan performa bisnis perusahaan yang solid sepanjang tahun 2025. Pertagas mencatatkan tren pertumbuhan positif, di mana volume transportasi minyak tumbuh 8% (174 ribu BOPD) dan transportasi gas naik 4% (lebih dari 1.500 MMSCFD).

Untuk memperkuat pengawasan selama masa mudik, Pertagas juga telah menyiagakan Tim Satuan Tugas Ramadan & Idulfitri (Satgas RAFI). Tim ini bertugas memantau kestabilan energi bagi industri strategis seperti pupuk, kelistrikan, dan sektor energi lainnya yang menjadi penggerak ekonomi nasional.

"Dengan memastikan penyaluran pasokan energi yang stabil, kami mendukung aktivitas produksi yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkas Indra.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |