Top 3: Purbaya Ikut Bicara Soal Impor Mobil India

11 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Agrinas berencana impor kendaraan niaga jenis pikap 4x4 dan truk untuk menunjang operasional Kopdes Merah Putih. Kebijakan ini bertujuan menekan biaya dan menghemat anggaran.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun ikut bicara mengenai rencana impor mobil pikap dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih tersebut.

Artikel mengenai rencana impor mobil dari India ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis (26/2/2026):

1. Respons Menkeu Purbaya soal Impor Mobil Pikap dari India

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sardewa memastikan perkara impor mobil pikap dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih akan mengikuti arahan dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

“Pak Dasco ada komentar katanya kemarin, kita ikutin Pak Dasco saja,” ucapnya.

Simak berita selengkapnya di sini

2. Proyek LNG Blok Masela Mandek, Purbaya Turun Tangan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) telah menggelar Sidang Debottlenecking pada Selasa (24/2/2026). Membahas hambatan Proyek Strategis Nasional (PSN) onshore gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di Lapangan Abadi Blok Masela.

Adapun hak pengelolaan Blok Masela yang berlokasi di Maluku ini telah dimiliki oleh Inpex sejak 1998. PSN ini diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama ketahanan energi Indonesia, melalui pengembangan fasilitas LNG berkapasitas 9,5 juta ton per tahun, serta produksi kondensat dan gas alam dalam jumlah signifikan.

Simak berita selengkapnya di sini

Indonesia Ingin jadi Bagian Rantai Nilai Semikonduktor Dunia

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, Joint Development Agreement pengembangan ekosistem semikonduktor merupakan bagian dari reposisi strategis Indonesia dalam arsitektur industri global.

Demikian disampaikan Menko Airlangga saaat mendampingi Presiden Prabowo Subianto turut menyaksikan penandatanganan Joint Development Agreement Pengembangan Ekosistem Semikonduktor tahap pertama senilai USD 4,89 miliar, dengan potensi tambahan investasi selanjutnya hingga USD 26,7 miliar, di Washington DC, Rabu, 18 Februari 2026.

Simak berita selengkapnya di sini

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |