Cara BUMN Hotel Menyambut 2026 di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera

1 month ago 47

Liputan6.com, Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyambut 2026 dengan cara yang berbeda. InJourney Hospitality menyelenggarakan rangkaian kegiatan dengan nilai kepedulian dan solidaritas sosial di seluruh unit hotel yang dikelolanya.

Mengusung tema Hadiah Dari Hati, Perjalanan Penuh Arti, perayaan Tahun Baru 2026 dirancang sebagai momentum refleksi bersama. Sebagai bentuk solidaritasnasional yang dilaksanakan secara serentak, InJourney Hospitality menggelar kegiatan Moment of Silence & Doa Bersama bertema “Cahaya Untuk Indonesia” tepat di momen pergantian tahun beberapa waktu lalu.

Kegiatan moment of silence dilaksanakan di seluruh jaringan hotel InJourney Hospitality dan menjadi bagian dari rangkaian acara malam Tahun Baru. Momen hening ini menjadi simbol kebersamaan, refleksi, serta doa bersama bagi para korban bencana alam di berbagai daerah khususnya Sumatra. Rangkaian refleksi tersebut melibatkan kehadiran tamu, seluruh stakeholders, talenta pengisi acara, serta perwakilan pemuka lintas agama.

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, unit-unit hotel InJourney Hospitality juga melakukan donasi dan menyalurkan sebagian dari keuntungan penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 untuk membantu para korban bencana alam khususnya korban banjir di wilayah Sumatra. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan bahwa setiap perayaan dan kebahagiaan dapat disertai dengan aksi nyata berbagi dan solidaritas.

Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa momen pergantian tahun ini dimaknai sebagai momentum refleksi bersama yang mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Melalui ‘Cahaya Untuk Indonesia’, InJourney Hospitality menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat melalui doa, kepedulian dan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatra,” ujar Christine, Sabtu (3/1/2026).

Semangat Solidaritas

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh tamu dan stakeholders yang hadir dalam kegiatan doa bersama tersebut mencerminkan semangat solidaritas yang terus dijaga.

“Di tengah perayaan menyambut tahun baru, kami mengajak seluruh tamu dan stakeholders untuk menundukkan hati, mendoakan para korban bencana, dan bersama-sama menumbuhkan semangat kebersamaan serta gotong royong sebagai bagian dari nilai yang kami junjung” tambahnya.

Melalui rangkaian perayaan ini, InJourney Hospitality berharap momentum pergantian tahun ini menjadi momen mempererat solidaritas, empati, serta menghadirkan harapan baru. Di tengah suka cita menyambut tahun yang baru, kepedulian terhadap sesama diharapkan senantiasa menjadi bagian yang tak terpisahkan.

InJourney Kerahkan Tim Bantu Pemulihan di Wilayah Terdampak Banjir Sumatera

Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata Indonesia, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengerahkan tim kemanusiaan yang terdiri dari pegawai InJourney Group untuk membantu penanggulangan banjir bandang di Sumatera, termasuk di Pasar Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam, dengan menyalurkan bantuan langsung bagi warga terdampak.

InJourney Group bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan sejak akhir November dan terus berlanjut hingga saat ini.

InJourney menyalurkan bantuan logistik sesuai kebutuhan pengungsi, meliputi genset 2.000 watt, lampu darurat, kasur, selimut, pakaian anak hingga dewasa, bahan makanan, serta obat-obatan ringan. Seluruh bantuan dihimpun berdasarkan pendataan lapangan sejak hari pertama pascabencana guna mendukung proses evakuasi dan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta benar-benar dibutuhkan oleh para pengungsi.

Melalui program unggulan InJourney Community Care, bantuan disalurkan ke 30 titik terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Lebih dari 90 relawan dari InJourney Airports dan InJourney Hospitality dikerahkan sejak awal untuk mendukung evakuasi bersama TNI–Polri, BNPB, dan Basarnas, sekaligus melakukan pendataan kebutuhan pengungsi. InJourney Group menyalurkan bantuan senilai Rp1,7 miliar yang diwujudkan dalam paket logistik serta layanan trauma healing di seluruh posko bencana.

Relawan yang terlibat berasal tidak hanya dari Kantor Cabang Aceh, Kualanamu, dan Padang, tetapi juga dari Jakarta dan daerah lainnya. Mereka terjun langsung ke lapangan untuk mempercepat evakuasi warga dan pendistribusian logistik ke posko-posko utama, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan serta aksesibilitas lokasi terdampak.

“Bantuan yang diberikan oleh InJourney Group merupakan aksi gotong royong dari seluruh entitas InJourney dan anak perusahaan didukung oleh seluruh stakeholders yang terlibat agar penyaluran dapat terlaksana secara cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang terdampak. Meski bantuan ini tidak akan sebanding dengan kerugian materil dan trauma psikologis yang dialami, namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para pengungsii,” jelas Direktur Utama InJourney, Maya Watono, Kamis (18/12/2025).

Cerita Relawan

Vovo Kristanto, salah satu relawan yang berprofesi sebagai Aviation Security Chief di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh mengungkapkan bahwa medan yang dilalui pada saat awal proses evakuasi sangat menantang dan cukup sulit untuk dilalui oleh kendaraan, sehingga harus berjalan kaki selama 45 menit hingga mencapai titik lokasi untuk mendirikan posko dikarenakan banyaknya akses yang rusak sambil membawa bantuan logistik primer yang memang sangat diperlukan oleh korban.

“Desa Dayah Husen di Pidie Jaya menjadi lokasi awal evakuasi yang kami lakukan. Kondisi di lapangan saat itu cukup berat, dengan akses yang rusak akibat lumpur, jembatan terputus, serta keterbatasan koneksi internet yang menyulitkan proses distribusi. Jarak dari jalan utama ke lokasi pun memakan waktu sekitar 45 menit. Pada tahap awal, kami memprioritaskan pengiriman kebutuhan logistik yang paling mendesak, sembari melakukan pendataan untuk memastikan distribusi bantuan berikutnya dapat berjalan lebih tepat sasaran,” ujar Vovo.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |