Top 3: Pertemuan Xi Jinping dan Trump Fokus Bahas Stabilitas Hubungan Dagang

11 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden ChinaXi Jinping memusatkan pembahasan pada isu perdagangan dalam pertemuan bilateral di Beijing, Kamis, 14 Mei 2026 di tengah upaya kedua negara menstabilkan hubungan ekonomi setelah sempat terlibat perang dagang besar pada tahun lalu.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam 15 menit itu dinilai menjadi momentum penting bagi Amerika Serikat dan China untuk menjaga stabilitas hubungan dagang, setelah ketegangan akibat kebijakan tarif saling balas sempat mengguncang pasar global.

Dalam pernyataan sebelum keberangkatannya ke Beijing, Trump menegaskan perdagangan menjadi agenda utama dalam pembicaraan dengan Xi.

"Kami akan berbicara dengan Presiden Xi mengenai banyak hal berbeda. Saya kira, lebih dari apa pun, pembahasannya akan soal perdagangan,” kata Trump kepada wartawan sebelum berangkat ke Beijing pada Selasa, dikutip dari CBS News, Kamis, 14 Mei 2026.

Trump juga menunjukkan optimisme terhadap masa depan hubungan ekonomi kedua negara usai pertemuan berlangsung.

“Kita akan memiliki masa depan yang luar biasa bersama,” kata Trump.

Sementara itu, Xi Jinping menegaskan pentingnya hubungan bilateral yang stabil, termasuk dalam aspek ekonomi dan perdagangan global.

"Hubungan bilateral yang stabil baik bagi dunia. Kita seharusnya menjadi mitra, bukan rival,” kata Xi dalam pernyataan yang diterjemahkan.

Hubungan dagang AS-China sempat memanas setelah pemerintahan Trump menaikkan tarif tinggi terhadap produk China, yang kemudian dibalas Beijing dengan kebijakan serupa. Pada puncaknya, tarif barang dari kedua negara sempat melampaui 100%.

Artikel Pertemuan Xi Jinping dan Trump Fokus Bahas Stabilitas Hubungan Dagang menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Kamis, 14 Mei 2026. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Jumat, (15/5/2026):

1. Pertemuan Xi Jinping dan Trump Fokus Bahas Stabilitas Hubungan Dagang

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping memusatkan pembahasan pada isu perdagangan dalam pertemuan bilateral di Beijing, Kamis, 14 Mei 2026 di tengah upaya kedua negara menstabilkan hubungan ekonomi setelah sempat terlibat perang dagang besar pada tahun lalu.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam 15 menit itu dinilai menjadi momentum penting bagi Amerika Serikat dan China untuk menjaga stabilitas hubungan dagang, setelah ketegangan akibat kebijakan tarif saling balas sempat mengguncang pasar global.

Dalam pernyataan sebelum keberangkatannya ke Beijing, Trump menegaskan perdagangan menjadi agenda utama dalam pembicaraan dengan Xi.

"Kami akan berbicara dengan Presiden Xi mengenai banyak hal berbeda. Saya kira, lebih dari apa pun, pembahasannya akan soal perdagangan,” kata Trump kepada wartawan sebelum berangkat ke Beijing pada Selasa, dikutip dari CBS News, Kamis (14/5/2026).

Trump juga menunjukkan optimisme terhadap masa depan hubungan ekonomi kedua negara usai pertemuan berlangsung.

“Kita akan memiliki masa depan yang luar biasa bersama,” kata Trump.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Kevin Warsh Raih Persetujuan Senat sebagai Ketua The Fed

Kevin Warsh dikonfirmasi sebagai ketua Federal Reserve (the Fed) atau bank sentral Amerika Serikat (AS) pada Rabu, 13 Mei 2026 setelah mendapatkan persetujuan Senat. Ia menggantikan Jerome Powell yang telah menjabat sejak 2018 dan masa jabatan Powell berakhir pada Jumat pekan ini.

Mengutip CNBC, Kamis, (14/5/2026), Kevin Warsh mengambil alih pimpinan tertinggi di bank sentral Amerika Serikat (AS) saat Presiden AS Donald Trump mendorong penurunan suku bunga meskipun data inflasi terbaru mempersulit alasan untuk memangkas suku bunga.

Adapun Senat memberikan suara 54-45 untuk mengkonfirmasi Warsh sebagai ketua the Fed. Pemungutan suara hampir sepenuhnya berdasarkan garis partai dengan hanya Senator Demokrat Pennyslvania John Fetterman yang membelot memilih Warsh. Warsh akan menjadi ketua the Fed ke-11 dalam era perbankan modern.

Powell akan tetap berada di Fed karena masih memiliki dua tahun tersisa dalam masa jabatannya sebagai gubernur. Ia mengatakan bulan lalu akan tetap menjabat setidaknya sampai penyelidikan terhadap renovasi di kantor pusat Fed selesai. Terakhir kali seorang ketua Fed kembali ke dewan adalah hampir 80 tahun yang lalu.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Prosedur Program Bedah Rumah Dipangkas jadi 10 Tahap

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) tengah menyederhanakan prosedur program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. Jumlah tahapan pelaksanaan yang sebelumnya mencapai 24 langkah direncanakan dipangkas menjadi sekitar 10 langkah agar lebih mudah diakses masyarakat.

Rencana tersebut dibahas dalam konsultasi antara Kementerian PKP dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Mei 2026.

Plt Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Roberia, mengatakan evaluasi dilakukan untuk membuat program BSPS lebih sederhana tanpa mengurangi pengawasan.

“Saat ini prosedur pelaksanaan BSPS terdiri dari 24 langkah dan sedang kami evaluasi untuk diefisienkan menjadi sekitar 10 langkah. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses bantuan rumah layak huni melalui program BSPS,” ujar Roberia dalam keterangan, dikutip Kamis (14/5/2026).

Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah tahapan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait mekanisme pencairan dana bantuan. Konsultasi tersebut dilakukan seiring meningkatnya target program BSPS 2026 menjadi sekitar 400 ribu rumah dengan total anggaran mencapai Rp 8 triliun.

Berita selengkapnya baca di sini 

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |