BRI Perluas Akses Hunian Terjangkau lewat Program 3 Juta Rumah, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo 

17 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong kesejahteraan rakyat, salah satunya lewat pembiayaan hunian terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo.

BRI mencatat telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur sepanjang 2025. Mayoritas atau sekitar 97% di antaranya disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), mendukung misi besar pemerintah dalam menyediakan akses perumahan yang layak dan terjangkau.

“Salah satu program prioritas nasional yang kami dukung adalah Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan jaringan yang luas serta pengalaman panjang dalam melayani segmen mikro dan kecil, BRI optimistis dapat berperan aktif dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat,” ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BRI .

Hery menegaskan komitmen BRI yang konsisten berpihak pada masyarakat kecil. Didukung lebih dari 7.500 unit kerja di seluruh Indonesia, BRI memiliki infrastruktur dan jaringan distribusi yang mumpuni untuk mendukung pelaksanaan program-program pemerintah, khususnya sektor perumahan.

Tak hanya berhenti pada pembiayaan, BRI juga memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi pascamilik rumah. Melalui sinergi dengan PNM Mekaar, layanan dari PT Permodalan Nasional Madani BRI memberikan akses pembiayaan produktif kepada ibu-ibu pra-sejahtera untuk mengembangkan usaha rumah tangga seperti kuliner, kerajinan, dan usaha mikro lainnya.

Inisiatif ini sekaligus menjadi langkah nyata BRI dalam memutus mata rantai ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir.

“Kami ingin memastikan, rumah bukan hanya menjadi tempat tinggal yang layak, tetapi juga menjadi titik awal bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” jelas Hery.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi BRI dalam menyalurkan pembiayaan rumah bersubsidi. Ia mencatat adanya lonjakan signifikan dari sisi jumlah unit rumah yang dibiayai BRI dari tahun sebelumnya.

“BRI itu konstribusinya untuk rumah subsidi naik sekitar 100%. Tahun 2024 itu ada 16 ribu unit yang dibiayai oleh BRI. Tahun 2025 menjadi 32 ribu unit. Ini kenaikan dari presentasi yang terbesar,” ungkap Maruarar saat mengunjungi Kantor Pusat BRI bersama Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, Rabu (4/2/2025).

Tak hanya itu, Ara juga menyoroti capaian FLPP yang mencetak sejarah baru dalam kebijakan rumah subsidi nasional.

“Baru setahun pemerintah Presiden Prabowo, tahun 2025, itu kenaikan yang luar biasa yaitu 279 ribu (unit rumah). Jadi ada kenaikan sekitar 50 ribu dalam setahun ini,” katanya.

Dengan capaian dan komitmen yang terus menguat, BRI membuktikan posisinya sebagai mitra utama pemerintah dalam memperluas akses hunian terjangkau bagi masyarakat. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Asta Cita, serta mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dari akar rumput.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |