China Konfirmasi Beli 200 Boeing

14 hours ago 14

Berita ini membuatmu penasaran?

Apa hasil utama pertemuan Presiden Trump dan Xi Jinping di Beijing?Berapa jumlah pesawat Boeing yang akan dibeli China?Selain pembelian pesawat, kesepakatan apa lagi yang dicapai?

Baca artikel ini 6x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - China memastikan akan membeli 200 pesawat Boeing setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan lalu.

Dikutip dari BBC, Rabu (20/5/2026), Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa dalam kesepakatan tersebut, Amerika Serikat akan memberikan jaminan pasokan untuk suku cadang dan komponen mesin pesawat yang dibutuhkan China.

Selain itu, kedua negara juga sepakat melanjutkan upaya memperpanjang masa gencatan perang tarif yang sebelumnya disepakati pada Oktober. Kedua pihak juga akan mengupayakan pemangkasan tarif terhadap barang senilai US$30 miliar atau sekitar Rp490 triliun (asumsi kurs Rp16.350 per dolar AS) atau lebih dari masing-masing negara.

Pengumuman ini muncul di tengah agenda Xi Jinping yang juga melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia beberapa hari setelah kunjungan Trump ke China.

Kunjungan Trump ke China menghasilkan sejumlah komitmen perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Salah satunya adalah pembelian pesawat Boeing serta peningkatan akses pasar China bagi produk pertanian asal AS.

Trump Sebut Potensi Pesanan Bisa Tembus 750 Pesawat

Donald Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan yang dicapai dengan China tidak hanya mencakup pembelian awal 200 pesawat Boeing.

"Kami membuat banyak kesepakatan dagang besar, termasuk lebih dari 200 pesawat untuk Boeing, dengan janji hingga 750 pesawat, yang akan menjadi pesanan terbesar sepanjang sejarah," kata Trump kepada wartawan di dalam Air Force One setelah meninggalkan China pada Jumat.

Dalam kunjungan tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Boeing Kelly Ortberg turut bergabung dalam delegasi AS yang mendampingi Trump.

Tak hanya itu, rombongan tersebut juga diikuti sejumlah tokoh bisnis besar AS, termasuk CEO Tesla Elon Musk serta CEO perusahaan chip kecerdasan buatan Nvidia Jensen Huang.

Kehadiran para pemimpin perusahaan teknologi dan industri besar AS menunjukkan pentingnya hubungan ekonomi kedua negara di tengah berbagai dinamika perdagangan global.

Boeing Sebut Pasar China Kembali Dibuka

Boeing menyatakan bahwa kunjungan tersebut memberikan hasil positif bagi perusahaan, terutama terkait akses pasar China.

"Kami melakukan perjalanan yang sangat sukses ke China dan mencapai tujuan utama kami, yaitu membuka kembali pasar China untuk pemesanan pesawat Boeing," kata Boeing dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan itu juga menambahkan, "Ini mencakup komitmen awal untuk 200 pesawat dan kami memperkirakan komitmen tambahan akan mengikuti tahap awal ini."

Sebelumnya, pejabat dari China dan AS mencapai kesepakatan di Kuala Lumpur, Malaysia, menjelang pertemuan Trump dan Xi Jinping di Korea Selatan pada Oktober 2025.

Kesepakatan tersebut memperpanjang gencatan tarif hingga November tahun ini. Isi perjanjian itu juga mencakup pengurangan tarif AS terhadap produk China serta penghentian sementara pembatasan ekspor mineral tanah jarang dan magnet yang diterapkan Beijing.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk menjaga hubungan dagang tetap stabil di tengah ketegangan yang sempat terjadi sebelumnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |