Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut setelah menerima sejumlah data ekonomi beberapa minggu setelah resmi menjabat sebagai Presiden RI. Menurut dia, data tersebut memunculkan pertanyaan besar mengenai kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia selama beberapa tahun terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
Sebelumnya, Prabowo juga menyoroti rendahnya rasio penerimaan negara Indonesia dibanding sejumlah negara lain. Dalam kesempatan yang sama, dia kemudian menyinggung kondisi pertumbuhan ekonomi nasional yang menurutnya belum sepenuhnya berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam tujuh tahun terakhir memang baik, 5 persen. Sebesar 5 persen selama tujuh tahun jadinya 35 persen. Harusnya kita tambah kaya 35 persen. Tapi apa yang terjadi?" kata Prabowo.
Dia mengajak seluruh pihak untuk melihat kondisi tersebut secara jujur dan terbuka, meski diakuinya hal itu bisa terasa tidak nyaman.
"Sekali lagi saya mengajak kita jujur kepada kita sendiri dan rakyat kita. Ini mungkin menyakitkan bagi kita. Saya merasa setelah menerima data beberapa minggu setelah menjadi Presiden, saya merasa seolah saya dipukul di ulu hati saya," ujarnya.
Prabowo kemudian menjelaskan bahwa meskipun ekonomi Indonesia terus bertumbuh, terdapat data yang menurutnya menunjukkan adanya persoalan mendasar.
"Ekonomi kita tumbuh, tapi rakyat yang miskin tambah. Dari 46,1 persen menjadi 49,5 persen. Tiga persen naiknya. Yang kelas menengah turun," kata Prabowo.
Dia mengaku mempertanyakan kondisi tersebut kepada berbagai kalangan, mulai dari partai politik, organisasi masyarakat, hingga akademisi.
"Saya bertanya di hadapan majelis yang terhormat ini. Saya bertanya kepada semua partai politik, ormas, pakar dan guru besar, bagaimana pertumbuhan 35 persen tapi kelas menengah turun, kemiskinan meningkat," ujarnya.
Menurut Prabowo, jawaban atas persoalan tersebut harus didasarkan pada pendekatan ilmiah dan perhitungan yang jelas. Dia menduga terdapat persoalan sistemik dalam model ekonomi yang selama ini dijalankan.
"Jawabannya harus ilmiah, jawabannya harus matematis. Menurut saya jawabannya adalah kemungkinan besar sistem perekonomian yang dijalankan tidak tepat," kata Prabowo.
Dia menambahkan perbedaan Indonesia dengan sejumlah negara seperti Meksiko, Filipina, dan India kemungkinan tidak semata-mata berasal dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut sistem yang diterapkan.
"Kita harus lihat fakta kalau kita teruskan sistem ini beberapa tahun lagi, saya yakin tidak mungkin kita jadi bangsa yang makmur," ujar Prabowo.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6413279/original/079209500_1779284642-33e01ade-95fc-4d24-9846-817508f672ba.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6412411/original/041942600_1779284000-1000324075.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4986973/original/081845300_1730388722-8ae348a7-706b-4793-8f30-83c18e98c111.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6381083/original/015848800_1779256263-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6395919/original/015848400_1779270806-publikasi_1779265200_6a0d6eb057f91.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5039650/original/033854200_1733557481-WhatsApp_Image_2024-12-07_at_14.36.10.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5129438/original/034681000_1739288405-BI_10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2808006/original/045550500_1558064206-bungo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6391932/original/094175500_1779267326-Menteri_Koordinator___Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-20_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6387768/original/064593600_1779263008-IMG_4415.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460953/original/074159500_1767329160-WhatsApp_Image_2026-01-02_at_10.23.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6377629/original/006536800_1779252749-Rapat_DPR.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6382176/original/042016400_1779257389-Penandatanganan_kerja_sama_BRI_dan_PT_Syailendra_Capital-20_Mei_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529786/original/013800300_1773381498-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-13_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6378170/original/015632200_1779253315-9e453b77-53c9-4f30-823d-11683057982b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6375866/original/056457500_1779250994-Prabowo_Paripurna.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6375880/original/068056200_1779251021-Paripurna_Prabowo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579577/original/079405700_1778057267-7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350921/original/021950500_1758011042-Gemini_Generated_Image_5ndq1c5ndq1c5ndq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500395/original/031439800_1770863987-IMG_9906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454645/original/011893600_1766566110-kalender_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484480/original/028747100_1769432326-Foto_1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484428/original/077512500_1769425772-WhatsApp_Image_2026-01-26_at_18.02.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495045/original/053747100_1770352755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5254213/original/026298400_1750079066-lonely-accident-patients-injury-woman-bed-patients-hospital-want-go-home-medical-concept.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337094/original/001943000_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4925957/original/089453700_1724395576-IMG-20240823-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805385/original/026453700_1713432947-car-bodies-are-assembly-line-factory-production-cars-modern-automotive-industry-top-view.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)