Inni Dawet Konsisten Jaga Tradisi dan Andalkan LinkUMKM BRI di Tengah Tren Minuman Kekinian

12 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah gempuran kuliner kekinian yang terus bermunculan, Inni Dawet dari Jakarta Timur tetap bertahan dengan caranya sendiri. Mengandalkan es dawet sebagai produk utama yang dikemas lebih modern, brand ini menjaga cita rasa melalui penggunaan santan segar dan gula merah asli. Penyajian yang fresh, dipadukan dengan variasi topping serta kemasan praktis, membuat produk ini tetap diminati, termasuk oleh konsumen yang terbiasa dengan produk kekinian.

Pemilik Inni Dawet Rilla Kusuma Dewi menuturkan bahwa usaha tersebut berawal dari keinginan menghadirkan minuman tradisional yang tetap diminati di tengah tren yang terus berubah.

“Usaha UMKM Inni Dawet berdiri sejak tahun 2019. Ide awal usaha ini muncul dari keinginan untuk menghadirkan minuman tradisional yang segar, terjangkau, dan tetap diminati oleh semua kalangan, terutama di tengah banyaknya minuman kekinian. Produk utama yang dijual adalah es dawet, yang dipilih karena memiliki cita rasa khas Indonesia dan memiliki potensi pasar yang luas. Pada awal menjalankan usaha, penjualan dilakukan secara sederhana dengan peralatan terbatas dan pemasaran dari mulut ke mulut,” ujar Rilla.

Inni Dawet menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal hingga persaingan yang semakin ketat. Namun dengan menjaga kualitas rasa, pelayanan yang ramah, serta terus menghadirkan inovasi produk dan kemasan, Inni Dawet mulai memiliki pelanggan tetap. Pemasaran pun diperluas melalui partisipasi dalam pameran, event, serta skema business-to-business (B2B).

Ikut Pelatihan Rumah BUMN

Untuk memperkuat kapasitas usaha, Rilla mengikuti berbagai pelatihan yang difasilitasi oleh Rumah BUMN. Dari proses tersebut, ia mengenal LinkUMKM BRI sebagai ekosistem pembelajaran yang membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis secara lebih terarah. Dalam operasionalnya, Inni Dawet juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS BRI dan rekening usaha, sehingga transaksi menjadi lebih praktis dan pencatatan keuangan lebih tertata.

“Sejauh ini, LinkUMKM sangat membantu dalam pengembangan usaha Inni Dawet, terutama melalui pelatihan dan materi edukasi yang diberikan. Beberapa hal yang paling terasa manfaatnya adalah pemahaman tentang strategi pemasaran digital, pengemasan produk, serta pengelolaan keuangan usaha. Setelah mengikuti pendampingan dan mulai menerapkan ilmu yang didapat, usaha Inni Dawet mengalami peningkatan dalam hal jumlah pesanan dan jangkauan pasar. Promosi melalui media sosial menjadi lebih terarah, sehingga produk lebih dikenal oleh pelanggan baru. Selain itu, usaha juga mulai meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah,” ujarnya.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |