Menhub Kerahkan Dukungan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak

9 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi prihatin atas hilangnya kontak lima jurnalis ketika meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK). Ia juga mengerahkan dukungan pencarian bersama tim gabungan dan otoritas terkait.

"Kita sangat prihatin ya (atas lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau)," ujar Menhub, dikutip dari Antara, Jumat, (11/9/2026).

Menhub Dudy turut mendoakan agar kelima jurnalis tersebut segera ditemukan oleh tim SAR gabungan, serta berharap proses pencarian berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak terkait.

Dudy juga mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, terutama saat kondisi kawasan masih belum normal.

Dia menuturkan, setiap aktivitas di sekitar wilayah tersebut perlu disampaikan terlebih dahulu kepada otoritas terkait, termasuk Syahbandar, untuk memastikan keselamatan dan mengantisipasi risiko yang dapat terjadi.

Menhub menegaskan pihaknya telah menerbitkan pemberitahuan pelayaran atau notice to mariners bagi kapal yang melintas di sekitar Selat Sunda, sehingga seluruh operator wajib mematuhi ketentuan keselamatan.

Dia mengatakan, kondisi gelombang di wilayah tersebut perlu menjadi perhatian karena jika kapal kecil yang kehilangan tenaga mesin dapat terbawa arus, sehingga potensi menjadi bahaya besar.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Mashyud mengatakan jajaran Kementerian Perhubungan turut bergabung bersama Basarnas, Kepolisian Perairan, serta unsur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dalam pencarian kelima jurnalis.

Ia mengatakan Kemenhub juga mengerahkan kapal patroli dalam operasi pencarian yang bergabung dengan tim SAR gabungan.

"Kita ikut sama tim SAR, Basarnas, kemudian juga ada unsur-unsur dari Polairud. Nah kita ikut juga, KPLP, ikut mencari. Kapal patroli kita ikut juga, tapi kapal besarnya yang lumayan besar untuk beberapa petugas, ya (itu kapal) Basarnas," ujar Mashyud.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |