Harga Emas Antam Lengser dari Level Rp 3 Juta di 14 Maret 2026

16 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam turun lagi pada perdagangan Sabtu (14/3/2026). Hari ini, harga emas Antam turun Rp 24.000 per gram sedangkan pada perdagangan Jumat kemarin juga merosot Rp 21.000.

Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp 2.997.000 per gram. Pada perdagangan Jumat kemarin, harga emas Antam ditetapkan Rp 3.021.000 per gram.

Untuk harga buyback emas Antam hari ini juga merosot. Hari ini harga buyback emas Antam terpangkas Rp 34.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam ditetapkan Rp 2.749.000.

Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.749.000 gram.

Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam hari ini Sabtu, 14 Maret 2026 di Butik Emas Logam Mulia Bandung:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.548.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.997.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 5.944.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 8.898.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 14.800.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 29.520.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 73.635.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 147.105.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 294.060.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 734.840.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.469.400.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.937.600.000.

Harga Emas Runtuh Dua Pekan Beruntun

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan kedua secara berturut-turut. Pelemahan harga emas ini dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya kekhawatiran inflasi yang dipengaruhi konflik Iran, yang pada akhirnya menekan harapan pemangkasan suku bunga.

Mengutip CNBC, Sabtu (14/3/2026), harga emas spot tercatat turun 0,5% menjadi USD 5.052,15 per ounce. Sepanjang pekan ini, harga logam mulia tersebut telah merosot lebih dari 2%.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup melemah 1,3% ke level USD 5.061,70 per ounce.

“Meski pasar masih sangat bullish terhadap emas dalam jangka panjang karena faktor alokasi aset, harga bullion kini terus bergerak menuju level terendah sejak konflik Iran dimulai, di tengah posisi dolar yang mendekati level tertinggi empat bulan,” ujar trader logam independen Tai Wong.

Penguatan dolar AS turut memberi tekanan pada harga emas karena membuat logam mulia yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Kebijakan Moneter Ketat Tekan Harga Emas

Bank investasi Jerman, Commerzbank, dalam catatannya menyebutkan bahwa ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat menjadi salah satu penyebab utama tekanan pada harga emas.

Emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Namun, ketika suku bunga berada pada level tinggi, daya tarik emas biasanya menurun karena biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih besar.

Data terbaru menunjukkan belanja konsumen di Amerika Serikat (AS) meningkat sedikit lebih tinggi dari perkiraan pada Januari. Kondisi ini, ditambah inflasi yang masih kuat serta konflik di Timur Tengah, membuat para ekonom memperkirakan Federal Reserve belum akan kembali memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Ekspektasi tersebut menjadi faktor yang turut membebani pergerakan harga emas di pasar global.

Ketegangan Timur Tengah dan Logistik Perdagangan Emas

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington akan menyerang Iran dengan “sangat keras dalam pekan depan”. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah pemerintah AS memberikan keringanan sementara selama 30 hari untuk pembelian minyak Rusia yang terkena sanksi.

Harga minyak dunia sempat melemah, tetapi masih berada di jalur kenaikan mingguan karena gangguan pasokan di kawasan Teluk yang dipicu konflik masih berlangsung.

Di sisi lain, beberapa penerbangan dari Dubai mulai kembali beroperasi. Hal ini memungkinkan aliran perdagangan emas dari pusat perdagangan global tersebut kembali berjalan sebagian pada pekan ini.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |