SIG Perkuat Pasokan Semen di Aceh di Tengah Lonjakan Permintaan

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat keandalan fasilitas produksi dan jaringan distribusi untuk menjaga kelancaran pasokan semen di Aceh di tengah meningkatnya permintaan.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari meninjau kesiapan operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas produksi dan distribusi mampu merespons kebutuhan semen di wilayah Aceh.

Reni mengatakan, peningkatan permintaan semen perlu direspons dengan penguatan sinergi seluruh jaringan operasional dan distribusi SIG.

"Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien,” kata Reni kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

SIG juga melakukan pemantauan rutin terhadap ketersediaan stok dan aktivitas distribusi serta evaluasi harian untuk menentukan langkah operasional. Upaya tersebut dilakukan di tengah tekanan ketersediaan dan harga bahan bakar.

Reni menegaskan SIG tetap berkomitmen mendukung pembangunan di Aceh, termasuk wilayah yang terdampak banjir pada akhir 2025.

"Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, SIG akan memastikan operasional seluruh fasilitas berjalan andal agar pasokan semen berkualitas tetap tersedia bagi masyarakat dan pemangku kepentingan pembangunan.

Penjualan Semen Indonesia Tembus 18,27 Juta Ton pada Semester I 2026

Sebelumnya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton pada semester I 2026. Angka ini tumbuh 5,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,3 juta ton.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perusahaan dalam memperkuat pengelolaan pemasaran dan memperluas jangkauan pasar.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kinerja positif tersebut didorong oleh transformasi bisnis yang berfokus pada penguatan pengelolaan pasar mikro, serta optimalisasi distribusi untuk menjaga ketersediaan produk di berbagai wilayah. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen transformasi BUMN yang didorong Kementerian BUMN dan Danantara.

“Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Vita di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Penjualan Ritel Jadi Penopang

SIG menyatakan penjualan ritel tetap menjadi penopang utama bisnis perusahaan dengan kontribusi sekitar 70 persen terhadap total pendapatan. Perseroan terus memperkuat segmen tersebut untuk menjaga pertumbuhan penjualan di tengah ketatnya persaingan industri semen nasional.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, SIG akan memfokuskan pengembangan pasar di wilayah Jawa Barat. Langkah ini diambil lantaran permintaan semen di Jawa Barat pada semester I 2026 tercatat meningkat 7,5 persen secara tahunan, sehingga dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang sangat kuat.

“Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan, serta semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia,” ujar Vita Mahreyni.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |