WFA Bakal Dorong 105 Juta Orang Jalan-Jalan di Dalam Negeri

17 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi akan ada 105 juta orang melakukan perjalanan di dalam negeri di libur Lebaran 2026 mendatang. Salah satunya didorong oleh kebijakan work from anywhere (WFA).

Airlangga mengumumkan akan memberlakukan WFA pada 16-17 dan 25-27 Maret 2026. Kebijakan ini dinilai akan menggugah masyarakat untuk melakukan wisata.

"Sektor juga yang menunjukkan peningkatan adalah pariwisata, dengan kebijakan work from anywhere itu mendorong 105 juta perjalanan dalam negeri, dan ini cukup untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi)," ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, di Jakarta, dikutip Jumat (6/2/2026).

Dia mengatakan, hal tersebut akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal I-2026 ini. Kebijakan WFA, ditambah dengan stimulus ekonomi akan berdampak positif ke daya beli masyarakat.

Airlangga juga menyebut, sejumlah lembaga internasional telah menyampaikan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia positif di kisaran 4,8-5,1 persen.

"IMF, World Bank itu tetap memperkirakan ekonomi di tahun ini itu bisa antara 4,8 sampai 5,1 persen. Jadi Indonesia juga tetap optimis," ucapnya.

Kebijakan WFA

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah akan menerapkan kebijakan kerja di mana saja atau work from anywhere (WFA). Kebijakan ini akan berlaku pada hari-hari tertentu menjelang Lebaran 2026 mendatang.

Dia mengatakan, pemerintah juga telah menetapkan pemberian stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli masyarakat. Pada aspek mobilitas, dia juga mengungkapkan WFA akan diberlakukan pada 16-17 Maret 2026 dan 25-27 Maret 2026.

"Kami juga akan berikan work from anywhere. Supaya yang bolong-bolong mendekati nanti hari raya lebaran itu bisa diisi oleh work from anywhere," ungkap Airlangga dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026, di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

"Jadi kalau boleh di spill work anywhere-nya tanggal 16,17, tanggal 25, 26, 27 (Maret 2026)," imbuhnya.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga memberikan stimulus untuk perjalanan mudik lebaran. Ada diskon 30 persen pada tiket kereta api. Lalu, diskon tiket pesawat sebesar 17-18 persen.

"Nah ini diharapkan perencanaan libur bisa baik," katanya.

Stimulus Ekonomi

Pemerintah resmi menggelontorkan stimulus ekonomi jumbo sebesar Rp 12,83 triliun guna memacu pertumbuhan pada Kuartal I-2026. Fokus kebijakan awal tahun ini mencakup penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan serta pemberian berbagai insentif mobilitas, mulai dari diskon tiket pesawat domestik hingga potongan tarif jalan tol.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjabarkan stimulus ekonomi yang telah disiapkan pemerintah. Pada kuartal pertama tahun lalu terjadi deflasi yang dipengaruhi oleh kebijakan diskon tarif listrik. Namun, skema tersebut tidak kembali diterapkan pada tahun ini.

Sebagai gantinya, pemerintah menyiapkan stimulus di sektor transportasi. Untuk angkutan udara, diskon diberikan melalui skema Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah khusus tiket kelas ekonomi penerbangan domestik. Selain itu, tarif jasa bandara oleh Angkasa Pura akan mendapat potongan hingga 50 persen, serta diskon harga avtur.

“Yang lain itu adalah kita berikan diskon penerbangan itu sampai sekitar 16 persen. Antara lain PPN ditanggung pemerintah, PPN untuk tiket, tapi hanya kelas ekonomi dan hanya domestik, penerbangan domestik. Kemudian Angkasa Pura, Airport tax nya akan kasih diskon 50 persen,” ujar Airlangga kepada wartawan usai menghadiri acara Indonesia Economic Summit 2026, Selasa (3/2/2026).

Diskon Tiket KA 30 Persen

Potongan harga juga berlaku untuk moda transportasi lain. Pemerintah menyiapkan diskon sekitar 30 persen untuk angkutan laut dan kereta api, serta potongan tarif jalan tol hingga 20 persen. Di sisi lain, kebijakan work from anywhere (WFA) juga tengah disiapkan regulasinya oleh Kementerian PANRB dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Informasi jadwal dan mekanisme diskon nantinya akan diumumkan melalui kanal resmi masing-masing operator transportasi, termasuk platform pemesanan daring. Terkait anggaran, Airlangga menyebut kebutuhan dana untuk program diskon transportasi sekitar Rp 200 miliar.

Selain stimulus berbasis konsumsi dan mobilitas, pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial berupa beras 10 kilogram selama dua bulan serta distribusi Minyakita untuk periode yang sama. Total anggaran program bansos tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 12 triliun.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |