Dewan Bisnis Prancis-Indonesia Hasilkan Kesepakatan Rp 62,38 Triliun

6 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyambut peluncuran France–Indonesia High Level Business Council sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Prancis, sekaligus mempercepat realisasi investasi dan perdagangan antara kedua negara.

Peluncuran dewan bisnis tingkat tinggi tersebut dilakukan pada 28 Mei 2026 di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis.

"Pembentukan France–Indonesia High Level Business Council merupakan tonggak penting dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” kata Rosan dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu, (30/5/2026).

Forum bisnis tersebut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai US$ 1,3 triliun atau Rp 23.171 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.820). Dewan bisnis dipimpin bersama oleh Chair France–Indonesia Business Council MEDEF International sekaligus CEO Danone, Antoine de Saint-Affrique, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

Rosan mengungkapkan, momentum peluncuran dewan bisnis tersebut turut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai US$ 3,5 miliar atau Rp 62,38 triliun yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

“Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” kata Rosan.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |