Dolar AS Menguat di Tengah Harapan Kesepakatan Damai Amerika Serikat-Iran Memudar

5 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Dolar Amerika Serikat (AS) stabil pada Selasa, (26/5/2026) seiring harapan investor terhadap kesepakatan yang segera tercapai untuk kembali membuka Selat Hormuz dan mengakhiri perang Iran terguncang oleh serangan baru Amerika Serikat (AS) terhadap target Iran. Selain itu, pernyataan terhadap kesepakatan antara AS-Iran membutuhkan waktu juga mempengaruhi pergerakan mata uang.

Mengutip Yahoo Finance, Selasa (26/5/2026), prospek kesepakatan perdamaian telah mendorong harga minyak di bawah USD 100 per barel, mengurangi tekanan pada mata uang pasar berkembang dan sedikit meningkatkan sentimen risiko pekan ini.

Namun, komentar dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio pada Selasa pekan ini kalau negosiasi kesepakatan dengan Iran dapat membutuhkan beberapa hari, setelah pasukan AS menyerang di Iran Selatan. Hal itu meredam optimisme pasar tersebut.

Euro sedikit melemah menjadi US$ 1,163 pada Selasa pekan ini setelah naik 0,3% pada awal pekan ini. Poundsterling turun 0,2% menjadi US$ 1,347, setelah naik 0,6% pada Senin pekan ini.

Dolar AS sedikit menguat terhadap sejumlah mata uang. Indeks dolar AS berada di 99,08, setelah turun 0,3% pada hari sebelumnya.

“Pasar tepat untuk memperhitungkan optimisme karena bahkan jalan menuju pembukaan kembali Selat Hormuz menurunkan risiko ekstrem seputar minyak, inflasi, dan pertumbuhan global,” ujar Chief Investment Strategist, Saxo, Charu Chanana.

“Saya tidak akan mengganggap kabar baik dalam negosiasi sebagai de-eskalasi yang berkelanjutan. Ujian sebenarnya bukanlah kesepakatan utama, tetapi apakah kapal tanker dapat bergerak bebas, premi asuransi dapat turun, dan aliran energi dapat kembali normal,” Chanana menambahkan.

Pergeseran sentimen itu membebani yen Jepang terhadap dolar AS,naik 0,2% menjadi 159,21 yen. Hal ini menempatkan mata uang itu mendekati 160 di tengah pelaku pasar mengamati potensi intervensi oleh pemerintah.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |