Gandeng Gubernur Sherly, Harita Nickel Buka 416 Lowongan Kerja

11 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara dan Harita Nickel resmi menjalin kerja sama untuk memperkuat pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja lokal. Kolaborasi ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas akses generasi muda terhadap peluang kerja di sektor industri.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, dalam agenda Job Fair yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maluku Utara.

Gubernur Sherly menyambut positif kerja sama tersebut. Menurut dia, Harita Nickel telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat Maluku Utara melalui berbagai program pelatihan kerja.

“Terima kasih kepada Harita Nickel yang sudah konsisten dari tahun ke tahun dalam melakukan pelatihan kerja bagi masyarakat Maluku Utara,” ucap Gubernur Sherly dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Dalam kegiatan yang sama, Gubernur Sherly bersama Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Kepala Disnakertrans Maluku Utara Marwan Polisiri, serta Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua meninjau gerai pengembangan karier Harita Nickel.

Pada ajang bursa kerja tersebut, Harita Nickel membuka 416 lowongan pekerjaan untuk berbagai posisi, mulai dari driver, operator alat berat, mekanik, hingga berbagai kebutuhan di lini operasional perusahaan.

Pelatihan Berbasis Industri

Selain membuka peluang kerja, Harita Nickel juga terus menjalankan berbagai program pengembangan kompetensi bagi generasi muda Maluku Utara. Program tersebut dirancang agar keterampilan yang dimiliki peserta sesuai dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Perusahaan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan berbasis industri. Program ini memberikan kesempatan bagi pemuda daerah untuk memperoleh kemampuan teknis yang dibutuhkan di dunia kerja.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Program Peningkatan Keahlian dan Keterampilan Pemuda (PELITA) yang berlangsung sejak 2023. Melalui program tersebut, peserta memperoleh pelatihan operator alat berat, operator overhead crane, hingga kemampuan bahasa Mandarin.

Sejumlah lulusan program tersebut telah berhasil terserap ke dunia kerja. Harita Nickel menilai pendekatan vokasi menjadi salah satu cara efektif untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki daya saing tinggi dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri modern.

Bagi generasi muda di wilayah kepulauan seperti Pulau Obi, pelatihan vokasi juga menjadi bekal penting untuk membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.

Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja Lokal

Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, mengatakan pengembangan kualitas SDM lokal merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Keberhasilan kami sebagai perusahaan juga sangat bergantung pada bagaimana kami bisa tumbuh bersama dengan komunitas di sekitar kami. Ketika anak-anak muda Maluku Utara berkembang dan memiliki masa depan yang lebih baik, itu juga menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Latif.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Maluku Utara, Marwan Polisiri, menilai kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor industri menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

“Kolaborasi seperti inilah yang memang sudah seharusnya dilakukan dan diperkuat antara pihak pemerintah dan sektor korporasi,” ujar Marwan.

Menurut dia, kerja sama tersebut akan membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pelatihan dan kesempatan berkarier di sektor industri.

“Harapan saya, kolaborasi ini dapat membantu pemerintah daerah dalam melatih lebih banyak lagi generasi muda di Maluku Utara, sehingga mereka bertransformasi menjadi tenaga kerja yang berdaya saing tinggi dan berkompetensi di bidangnya,” tutur Marwan.

Melalui kolaborasi ini, Pemprov Maluku Utara dan Harita Nickel berharap dapat mencetak lebih banyak tenaga kerja lokal yang siap bersaing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri di daerah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |