Pemprov Jakarta Akan Naikkan Tarif Transjakarta

5 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka peluang kenaikan tarif Transjakarta. Menurut dia, tarif yang berlaku saat ini masih sangat rendah dibandingkan biaya perjalanan yang dinikmati masyarakat.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi Jakarta selama ini tetap mempertahankan tarif Transjakarta sebesar Rp 2.000 sebelum pukul 06.00 WIB dan Rp 3.500 setelah pukul 06.00 WIB. Namun, skema tersebut dinilai tidak dapat dipertahankan selamanya.

“Kita pasti bertahan dengan angka Rp 2.000 dan Rp 3.500, tetapi pasti akan kami naikkan. Tidak mungkin tidak dalam waktu dekat ini,” kata Pramono di Menara Astra, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Menurut dia, tarif angkutan umum di Jakarta saat ini masih jauh lebih murah dibandingkan moda transportasi lainnya. Sebagai contoh, perjalanan dari kawasan Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan taksi dapat mencapai sekitar Rp 200.000, sementara menggunakan layanan transportasi daring atau bus bandara berkisar Rp 80.000.

Meski demikian, masyarakat masih dapat menikmati layanan Transjakarta dengan tarif yang jauh lebih rendah berkat dukungan subsidi dari pemerintah daerah.

“Tentunya orang banyak berebut untuk itu bahkan dari Blok M ke bandara,” ucapnya

Pramono menjelaskan, peningkatan penggunaan transportasi umum menjadi salah satu alasan penting untuk menata kembali skema tarif. Saat ini, konektivitas transportasi publik Jakarta telah mencapai 93%, tetapi jumlah pengguna rutin masih berada di bawah 30%.

Mayoritas komuter dari kawasan penyangga seperti Tangerang, Bekasi, Depok, Tangerang Selatan, dan Bogor masih mengandalkan kendaraan pribadi sebelum melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum dari area park and ride di sekitar Jakarta.

Transportasi Umum di Jakarta Nomor 2 Terbaik di ASEAN

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, konektivitas transportasi umum di Jakarta saat ini telah mencapai lebih dari 93%. Namun, tingkat penggunaan transportasi publik secara rutin masih berada di bawah 30%.

Ia menargetkan, jumlah pengguna transportasi umum dapat melampaui 30% pada tahun depan.

“Kalau angka itu bisa tercapai, dampaknya akan sangat signifikan terhadap pengurangan kemacetan karena masyarakat mulai mengubah kebiasaan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” kata Pramono di Menara Astra, Jumat (5/6/2026).

Ia menambahkan, pilihan transportasi publik di Jakarta kini semakin lengkap dan terintegrasi, mulai dari kawasan penyangga seperti Cikarang hingga akses dari Bandara Soekarno-Hatta menuju pusat kota.

Ia juga menyebut, kualitas transportasi umum Jakarta kini menempati peringkat kedua terbaik di kawasan ASEAN, berada di bawah Singapura dan melampaui sejumlah kota besar lain di Asia Tenggara.

“Sekarang Jakarta berada di posisi kedua terbaik di ASEAN untuk transportasi umum. Kita berada di bawah Singapura, tetapi sudah lebih baik dari Bangkok, Manila, Hanoi, Kuala Lumpur dan kota-kota lainnya di kawasan,” ucap Pramono.

Meningkatkan Kualitas Layanan

Ia menambahkan, secara tingkat Asia, Jakarta saat ini berada di peringkat kedelapan. Beberapa kota yang masih berada di atas Jakarta antara lain Singapore, Hong Kong, Tokyo, Seoul, Shanghai, Beijing, dan Istanbul. Sementara di tingkat global, Jakarta disebut berada di posisi ke-27.

Pramono juga meyakini, masyarakat yang belum pernah mencoba transportasi umum di Jakarta akan merasakan perubahan yang signifikan. Ia menilai, layanan transportasi publik saat ini sudah jauh lebih aman, nyaman, dan inklusif.

“Begitu naik transportasi umum di Jakarta, masyarakat akan kaget karena sekarang lebih aman dan lebih nyaman,” ujar dia.

Selain meningkatkan kualitas layanan, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperhatikan kebutuhan kelompok rentan. Menurut Pramono, fasilitas transportasi publik kini dirancang lebih ramah bagi penyandang disabilitas serta memberikan kenyamanan lebih bagi perempuan, termasuk penyediaan area dan tempat duduk khusus.

“Transportasi umum kita sekarang juga semakin memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas dan perempuan sehingga mereka bisa bepergian dengan lebih nyaman dan aman,” ujar Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |