Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/6/2026). Meski sempat mencetak penguatan di tengah hari libur berkat kebijakan baru Devisa Hasil Ekspor (DHE), pergerakan mata uang garuda hari ini dibayangi oleh sentimen negatif global.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah berpeluang kembali melemah pada pembukaan perdagangan hari ini Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, pasar saat ini masih cenderung menempatkan perhatian lebih besar pada faktor eksternal dibandingkan sentimen positif dari dalam negeri.
"Rupiah ini kemungkinan dalam perdagangan hari (ini) Selasa pada saat pembukaan pasar di Indonesia, kemungkinan besar akan kembali mengalami pelemahan," kata Ibrahim kepada Liputan6.com, Selasa (2/6/2026).
Adapun pada perdagangan Senin (1/6/2026), rupiah spot berhasil ditutup menguat 0,43% ke level Rp 17.805 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 17.881 per dolar AS. Namun, penguatan tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mengubah tren tekanan yang masih membayangi mata uang rupiah.
Efek Kebijakan Masih Perlu Diuji
Ia mengatakan penguatan rupiah pada awal pekan didorong oleh implementasi kebijakan baru Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang mewajibkan dana hasil ekspor ditemp atkan di perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
"Rupiah mengalami penguatan pada saat libur, itu adalah tentang masalah penerapan aturan baru DHE yang harus terparkir di perbankan Himbara. Ini yang cukup bagus. Tetapi ini hanya bersifat sementara," ujarnya.
Meski demikian, ia menilai efek positif kebijakan tersebut masih perlu diuji dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pasalnya, pergerakan rupiah saat ini masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan pasar global.
Oleh karena itu, penguatan yang terjadi pada perdagangan Senin (1/6/2026) dinilai lebih sebagai respons jangka pendek terhadap sentimen domestik dibandingkan perubahan fundamental yang signifikan.
Pasar Fokus pada Ketegangan AS-Iran
Ibrahim menjelaskan perhatian investor global saat ini tertuju pada perkembangan nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran, khususnya terkait isu persenjataan dan program uranium.
Menurutnya, pasar masih menunggu sikap pemerintah AS terhadap kesepakatan tersebut. Ketidakpastian mengenai hasil pembicaraan kedua negara menjadi salah satu faktor yang memicu kehati-hatian investor.
Ia menilai isu uranium menjadi persoalan paling krusial dalam negosiasi tersebut. Jika tidak ditemukan titik temu, potensi meningkatnya ketegangan geopolitik dapat kembali mendorong penguatan dolar AS sebagai aset safe haven.
"Sebenarnya pelaku pasar ini sedang tertuju terhadap pernyataan dari Trump tentang nota kesepahaman senjata antara Iran dan Amerika. Ini yang sedang ditunggu. Misalnya saya berpikir bahwa permasalahan paling kritis itu adalah masalah uranium. Kemungkinan besar nota kesepahaman antara kedua negara ini akan ditolak oleh Amerika," pungkasnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3152885/original/014322900_1592208164-20200615-Mal-di-Senayan-Kembali-Dibuka-saat-PSBB-Transisi-HERMAN-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4802755/original/092840900_1713245923-20240416-Hari_Pertama_ASN_Setelah_Cuti_Lebaran-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3397781/original/033656000_1615352740-000_94J2M2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7614541/original/048003500_1780400387-fa8e32a0-abd0-41e0-a929-703598e595de.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7612457/original/029945600_1780397974-WhatsApp_Image_2026-06-02_at_11.34.00_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7614062/original/078190500_1780399824-Menko_Airlangga_Hartarto-2_Juni_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430200/original/002146500_1764655212-World_Cup_Trophy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7613657/original/048973600_1780399437-WhatsApp_Image_2026-06-02_at_12.03.06_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4033430/original/048968500_1653467636-20220525-FOTO---SUSU-SAPI-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955210/original/084692100_1727494685-82edf2ca-5bb6-416f-821b-6a8cf9dcabef.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7600085/original/035195000_1780383695-IMG_4640.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7603995/original/004542200_1780388171-WhatsApp_Image_2026-06-02_at_14.37.23.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7603871/original/092925100_1780387834-WhatsApp_Image_2026-06-02_at_14.49.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7601692/original/093212300_1780385725-Pemaparan_kinerja_industri_asuransi_jiwa_kuartal_I_2026-2_Juni_2026.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7600084/original/087151500_1780383670-IMG_4639.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350921/original/021950500_1758011042-Gemini_Generated_Image_5ndq1c5ndq1c5ndq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500395/original/031439800_1770863987-IMG_9906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454645/original/011893600_1766566110-kalender_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484428/original/077512500_1769425772-WhatsApp_Image_2026-01-26_at_18.02.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495045/original/053747100_1770352755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4925957/original/089453700_1724395576-IMG-20240823-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500365/original/026266700_1770862471-Kemenhub_akan_membatasi_operasional_truk_besar_selama_angkutan_Lebaran_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490355/original/083815500_1770008905-Screenshot_2026-02-02_at_12.04.13.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4065051/original/024986500_1656310294-27_juni_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4175414/original/003994800_1664441560-B40.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397271/original/031205500_1761804797-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto_dan_Menkeu_Purbaya_Yudhi_Sadewa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509296/original/068715000_1771675865-PT_Kereta_Cepat_Indonesia_China__KCIC__memberikan_promo_khusus_bagi_tiket_Whoosh-21_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502770/original/061579800_1771040951-e6b37522-a53e-4481-8e0f-e6209233a076.jpeg)