Bahlil Lahadalia Tegaskan Indonesia Sudah Lewati Masa Kritis Pasokan BBM

10 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia sudah melalui masa kritis ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Pasokan BBM dan LPG nasional dipastikan dalam kondisi yang cukup dan aman.

Pasokan BBM dan LPG menjadi perhatian di tengah memanasnya geopolitik global di Timur Tengah. Utamanya terhadap perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran yang berujung pada pembatasan di Selat Hormuz.

"Jadi sebenarnya saya ingin menyampaikan bahwa masa kritis kita terhadap dinamika global untuk BBM, alhamdulillah kita sudah lewati," ungkap Bahlil ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Dia menerangkan lagi, stok BBM Tanah Air dalam kondisi yang mencukupi dan di atas batas minimal. Sementara, stok LPG juga aman di atas 10 hari.

"Stok nasional tetap berada pada batasan minimal di atas 20 hari semua. Termasuk LPG kita di atas 10 hari," ujarnya.

Bahlil Lahadalia juga mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan BBM dan LPG. "Tetapi sudah barang tentu, saya meminta kepada seluruh masyarakat, kita harus bijak, arif dalam memakai BBM, termasuk LPG," tuturnya.

Dikaji Pemerintah

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah masih mengkaji kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk jenis RON 92, RON 95, RON 98, serta solar seperti Pertamina Dex.

"Mengenai dengan BBM yang RON 92, 95, 98, termasuk dengan solar yang Pertamina Dex, itu nanti kita akan melakukan penyesuaian setelah perhitungan selesai. Sekarang kita masih melakukan exercise dan mudah-mudahan doakan agar betul-betul harga ICP bisa turun, itu akan jauh lebih baik lagi," ujar Bahlil di Istana Negara, Rabu, 8 April 2026.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini masih melakukan perhitungan bersama badan usaha, baik milik negara seperti Pertamina maupun pihak swasta.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |