Miliarder Malaysia Beli Gedung Premium di Singapura, Nilainya Segini

10 hours ago 16

Liputan6.com, Jakarta - IOI Properties Group, perusahaan properti yang dikendalikan oleh miliarder Malaysia Lee Yeow Chor dan Lee Yeow Seng, mengakuisisi gedung perkantoran premium di Singapura senilai 2,5 miliar dolar Singapura atau kurang lebih Rp 33,67 triliun (estimasi kurs Rp 13.471 per dolar Singapura).

Akuisisi ini menandai ekspansi agresif IOI Properties di tengah booming pasar properti di Singapura, yang dikenal sebagai salah satu pasar real estate termahal di dunia.

Dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (21/4/2026), perusahaan yang tercatat di Bursa Malaysia tersebut akan membeli 100% saham Asia Square Tower 2 dari CapitaLand Integrated Commercial Trust.

Gedung setinggi 46 lantai itu berada di pusat distrik keuangan Marina Bay dan memiliki luas sewa bersih mencapai 72.343 meter persegi. Sejumlah penyewa utama di gedung ini antara lain Mizuho Bank dan Allianz.

Akuisisi ini juga akan memperkuat portofolio IOI Properties di kawasan pusat bisnis (CBD) Singapura, melengkapi aset yang sudah dimiliki seperti IOI Central Boulevard Towers dan South Beach Tower.

Strategi Ekspansi di Tengah Booming Properti

CEO IOI Properties, Lee Yeow Seng, menyatakan bahwa langkah ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap prospek properti premium di Singapura.

“Akuisisi terbaru ini mencerminkan keyakinan berkelanjutan IOI Properties Group terhadap aset premium di Singapura, yang menawarkan arus pendapatan berulang yang stabil dengan dukungan fundamental pasar yang kuat,” ujarnya.

Setelah transaksi rampung pada kuartal III tahun ini, IOI Properties diproyeksikan memiliki aset kelolaan hingga 10 miliar dolar Singapura dengan total area sewa mencapai 2,6 juta kaki persegi di Singapura.

Langkah ini juga terjadi di tengah meningkatnya aktivitas investasi properti di Singapura. Secara terpisah, CapitaLand juga mengumumkan akuisisi pusat perbelanjaan Paragon di Orchard Road senilai 3,9 miliar dolar Singapura.

Menurut konsultan properti CBRE, volume investasi di sektor hotel, perkantoran, dan ritel di Singapura naik 18% menjadi 34 miliar dolar Singapura pada 2025, tertinggi dalam delapan tahun.

Investor Global Berebut Aset Aman

Pasar properti Singapura semakin menarik bagi investor global yang mencari aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik.

Pada Februari lalu, Frasers Property milik miliarder Thailand Charoen Sirivadhanabhakdi juga membeli sebagian saham pusat perbelanjaan Centrepoint di Orchard Road senilai 392 juta dolar Singapura.

IOI Properties sendiri terus memperluas bisnisnya di Singapura, di mana keluarga Lee menjadi salah satu pemilik properti komersial terbesar. Pada September lalu, perusahaan ini juga membeli sisa 50% saham proyek mixed-use South Beach dari Kwek Leng Beng melalui City Developments Limited senilai 835 juta dolar Singapura.

Ke depan, IOI Properties berencana meluncurkan dua Real Estate Investment Trust (REIT), masing-masing di Malaysia dan Singapura, dengan total nilai aset sekitar USD 8 miliar.

Kakak-beradik Lee, yang memiliki kekayaan gabungan sekitar USD 8,5 miliar, merupakan putra dari mendiang Lee Shin Cheng, pendiri bisnis minyak sawit dan properti IOI Group.

Read Entire Article
Kaltim | Portal Aceh| | |